Advertorial

Musibah Kebakaran di Sebongkok, Desa Sepaso: Empati dan Bantuan Untuk Korban

KUTAI TIMUR – Meski beberapa waktu telah berlalu, musibah kebakaran di kawasan Sebongkok, Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, masih meninggalkan duka yang mendalam. Sebanyak 48 Kepala Keluarga kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut, dengan satu orang luka ringan dan satu orang lainnya meninggal dunia.

 

Peristiwa tragis tersebut menghanguskan 37 bangunan, termasuk 30 rumah tinggal, empat rumah sewaan, 21 pintu, dua bangunan sarang walet, dan satu bangunan TK/TPA. Total kerugian yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp1 hingga Rp5 miliar.(3/4/2024)

 

Masyarakat setempat dan berbagai pihak menunjukkan empati mereka dengan menggelar penyaluran bantuan kepada korban. Bukan hanya pemerintah daerah, tetapi juga komunitas masyarakat ikut bergerak. Pengajian Muslimah Batu Putih (PMBP) dan Pengurus Masjid Bahrul Ulum Tanjung Bara, Sangatta, adalah contoh nyata dari komunitas yang turut memberikan bantuan berupa paket kebutuhan pokok kepada korban kebakaran di kawasan Sebongkok, Kecamatan Bengalon.

 

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Kades Sepaso, Ruslan, di Kantor Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon. Saat menerima bantuan, Ruslan menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan.

 

“Dengan adanya bantuan ini, kami dapat langsung mendistribusikannya kepada para korban kebakaran,” ujarnya dengan tegas.

 

Ruslan juga menjelaskan bahwa meskipun posko tanggap darurat sudah ditutup, namun bantuan yang terus masuk akan ditampung sementara di Kantor Desa Sepaso dan akan didistribusikan secara langsung kepada para korban. Sebagian dari korban telah menyesuaikan diri dengan mengontrak rumah, tinggal bersama keluarga, atau bersama kerabat.

 

Pengajian Muslimah Batu Putih dan Pengurus Masjid Bahrul Ulum Tanjung Bara, Sangatta, tidak hanya memberikan bantuan untuk korban di Sebongkok, tetapi juga memberikan sejumlah bantuan serupa untuk masyarakat yang terkena dampak kebakaran di kampung Kajang, Sangatta Selatan. Kebakaran di kawasan Kampung Kajang, RT 05, Kelurahan Singa Geweh, Sangatta Selatan, pada Selasa (2/4) pagi, dilaporkan telah menghanguskan sedikitnya tujuh rumah warga.

 

Kegiatan sosial seperti ini memang menjadi agenda rutin bagi Pengajian Muslimah Batu Putih dan Pengurus Masjid Bahrul Ulum Tanjung Bara, Sangatta. Khususnya di Bulan Suci Ramadan, bantuan-bantuan serupa disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, dengan target penerima yang berbeda setiap tahunnya.(Adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button