AdvertorialDPRD

DPRD Apresiasi Sinergi Pemkab Tangani Korban Kebakaran Sepaso

KUTAI TIMUR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur apresiasi tanggap cepat dan sinergi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur dalam menangani korban kebakaran di Jalan Awang Long, Sebongkok Tengah, RT 014, Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon. Bantuan yang disalurkan merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Sosial Kutai Timur, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kutai Timur, dan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua (TTB) Kutai Timur.

 

Anggota Komisi C (Bidang Pembangunan) DPRD Kutai Timur, Son Hatta, memberikan apresiasi atas respons cepat dan koordinasi yang baik antara Pemerintah Kabupaten dan berbagai stakeholder terkait.

 

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dan koordinasi yang baik dalam merespons musibah ini. Ini menunjukkan komitmen Pemerintah Daerah dalam melayani masyarakat yang terkena musibah,” ujarnya.

 

Son Hatta juga menekankan perlunya evaluasi dan peningkatan sistem pencegahan serta penanggulangan kebakaran di Kutai Timur. Ia menyarankan agar ada regulasi khusus mengenai bantuan bagi korban bencana seperti kebakaran untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan mekanismenya lebih sederhana namun efisien.

 

“Kami mendorong Pemerintah Daerah untuk mengkaji ulang regulasi terkait mekanisme bantuan bencana agar lebih fleksibel dan efektif dalam merespons kebutuhan korban bencana,” tambahnya.

 

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kutai Timur, Ernata Hadi Sujito, mewakili Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyalurkan bantuan pada Kamis, 28 Maret 2024. Bantuan tersebut meliputi sembako dan pendirian dapur umum, sesuai instruksi Bupati. Ernata juga menyebutkan adanya kendala terkait regulasi pemberian bantuan dalam bentuk uang, namun hal ini disiasati melalui kerja sama dengan Baznas Kutai Timur.

 

“Saya ditugaskan bupati untuk hadir di tengah korban kebakaran dan memberikan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama Baznas dan Perumdam TTB Kutai Timur,” jelasnya.

 

Kebakaran yang terjadi pada Rabu, 27 Maret 2024, dini hari tersebut menghanguskan empat unit barak dengan 21 pintu, 30 rumah tinggal, dua unit sarang walet, dan satu unit bangunan TK/TPA. Total korban terdampak mencapai 220 jiwa, dengan satu orang dilaporkan mengalami luka ringan dan satu orang lainnya dinyatakan meninggal dunia.(Adv-DPRD/RH)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button