AdvertorialKominfoKutai Timur

Kutim Tingkatkan Akses Pangan Lewat Lumbung Desa dan Program Pengendalian Inflasi

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berupaya mengatasi kendala distribusi dan aksesibilitas pangan, terutama di wilayah terpencil. Berbagai program dijalankan guna memastikan masyarakat mendapatkan kemudahan dalam mengakses kebutuhan pangan.(4/11/2024)

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kutai Timur, Ery Mulyanto, menjelaskan bahwa salah satu program utama adalah pembangunan lumbung desa di 34 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Kutim. Program ini bertujuan untuk mendukung penyimpanan hasil panen agar distribusi pangan lebih efisien.

“Lumbung desa memudahkan masyarakat menyimpan hasil panen, sehingga distribusi pangan, terutama saat panen raya, bisa dilakukan dengan lebih lancar,” ujar Ery.

Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan juga menyiapkan program mobil pengendalian inflasi berupa truk distribusi. Truk ini akan mendistribusikan pangan pokok ke daerah yang sulit dijangkau, sehingga mengatasi kesulitan akses pangan di wilayah terpencil.

“Mobil pengendalian inflasi ini menjadi solusi untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil,” tambahnya saat ditemui awak media.

Dinas juga mengembangkan program ketahanan pangan berbasis pekarangan rumah, di mana masyarakat didorong menanam tanaman pangan alternatif seperti umbi-umbian. Dinas akan menyediakan bibit serta pelatihan bagi kelompok masyarakat, termasuk ibu rumah tangga.

“Program ini diharapkan mengurangi ketergantungan masyarakat pada beras dan mencukupi kebutuhan sayuran dan pangan alternatif lainnya,” jelas Ery.

Program ketahanan pangan ini juga didukung oleh kerja sama antara Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, dan kelompok tani untuk meningkatkan produksi beras lokal. Dengan berbagai inisiatif tersebut, Kutim optimistis dapat memperkuat ketahanan pangan dan memperluas aksesibilitas di seluruh wilayahnya.(Adv-Kominfo/Ty)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button