Akses Air Bersih di Kaubun Meningkat, SPAM Desa Bumi Rapak Resmi Beroperasi

KUTAI TIMUR (Netizens.id) – Upaya pemerataan layanan air bersih di Kutai Timur terus menunjukkan hasil. Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru berkapasitas 10 liter per detik di Desa Bumi Rapak, Kecamatan Kaubun, resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman pada Senin (14/7/2025).
Fasilitas ini merupakan bagian dari Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) yang dibangun melalui program multiyears tahun anggaran 2023–2024. Keberadaan IPA ini menambah kapasitas layanan air bersih di Kaubun menjadi total 20 liter per detik, setelah sebelumnya hanya mengandalkan satu unit IPA di Desa Bumi Etam.
“Proyek ini bagian dari program prioritas Pemkab Kutim untuk menjamin akses air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat, terutama di wilayah pedesaan,” ujar Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, saat memberikan sambutan.
Bupati juga menyampaikan apresiasinya terhadap kemajuan PDAM Tirta Tuah Benua (TTB) Kutim yang telah memproduksi air minum dalam kemasan (AMDK) dengan merek Sangattaqua, serta menyebut daerah Selangkau sedang dipersiapkan menjadi pusat produksi AMDK berbasis desa.
“Selangkau kami sebut ‘desa air’ karena potensinya besar dan sedang kami arahkan menjadi kawasan produksi air minum kemasan yang berbasis masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumdam TTB Kutim, Suparjan, mengungkapkan rasa syukurnya atas realisasi proyek ini. Ia menyebut penambahan kapasitas 10 liter per detik dari IPA Bumi Rapak merupakan langkah besar yang akan meningkatkan distribusi air bersih secara signifikan.
“Sebelumnya Kaubun hanya memiliki satu IPA dengan kapasitas 10 liter per detik. Dengan tambahan dari Bumi Rapak, kini total kapasitas mencapai 20 liter per detik. Ini pencapaian luar biasa karena dilakukan dalam waktu yang relatif cepat,” jelas Suparjan.
IPA baru ini telah mampu melayani sekitar 80 persen dari total sambungan rumah tangga di Desa Bumi Rapak. Pemerintah daerah juga menyiapkan penambahan jaringan pipa tersier sepanjang 4.000 meter yang diperkirakan dapat menjangkau tambahan 400 hingga 500 rumah tangga.
Turut hadir dalam peresmian ini antara lain Danlanal Sangatta Letkol Laut Fajar Yuswantoro, Direktur Utama Perumdam TTB Suparjan, Camat Kaubun Saprani, serta jajaran perangkat daerah dan tamu undangan lainnya.(Ty)







