BPBD Kutim Siaga Hadapi Potensi Banjir di Musim Kemarau Basah

KUTAI TIMUR (Netizens.id) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur menyiagakan personel dan peralatan di seluruh kecamatan untuk mengantisipasi banjir, menyusul intensitas hujan yang masih tinggi meski telah memasuki musim kemarau.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim, Muhammad Naim, menyebutkan bahwa hingga saat ini situasi masih terkendali. Namun, sejumlah wilayah seperti Sangatta Utara dan Sangatta Selatan tetap mendapat perhatian khusus karena curah hujan yang cukup tinggi.
“Alhamdulillah sampai detik ini belum ada kejadian bencana yang mengkhawatirkan. Mudah-mudahan tidak ada,” ujar Naim saat dihubungi melalui WhatsApp, Sabtu malam (19/7/2025).
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, BPBD telah menempatkan personel di 18 kecamatan dengan sistem satu koordinator untuk tiap wilayah. Pemantauan dilakukan secara harian guna mempercepat deteksi dini dan pelaporan.
Selain itu, BPBD juga telah meminjam-pakaikan sekitar 30 hingga 40 unit perahu kepada desa-desa yang rawan banjir, khususnya yang berada di bantaran sungai seperti Kecamatan Sangatta Selatan, Bengalon, Wahau, dan Kombeng. Distribusi perahu disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan permintaan dari pemerintah desa.
Dari sisi logistik, BPBD berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk kesiapan dapur umum dan posko pengungsian jika situasi memburuk. Namun hingga kini, belum ada kebutuhan mendesak untuk mendirikan posko.
Naim turut menyoroti faktor penyebab banjir yang masih terjadi setiap tahun, seperti pendangkalan sungai dan kebiasaan membuang sampah sembarangan. Ia mengimbau masyarakat serta perusahaan untuk turut menjaga ekosistem sungai dan tidak menutup jalur aliran air.
“Apa yang menjadi kekhawatiran kami di BPBD, harapannya bisa diketahui juga oleh masyarakat. Dengan begitu kita bisa bersama-sama mengantisipasi agar bencana tidak terjadi,” pungkasnya.(RH)







