Advertorial

Dishub Kutim Fokus Tingkatkan PAD dari Penerangan Jalan Umum  

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur (Kutim) terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor Penerangan Jalan Umum (PJU). Kepala Dishub Kutim, Poniso Suryo Renggono, mengungkapkan bahwa PJU kini menjadi salah satu prioritas utama untuk dikelola dan direvitalisasi karena berpotensi memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan daerah.

“Tahun ini PAD dari PJU sekitar Rp1,5 miliar, dan tahun depan kami targetkan bisa meningkat menjadi Rp3,5 miliar,” ujar Poniso, Minggu (16/11/2025).

Menurutnya, potensi PJU sangat besar karena selain memberikan penerangan bagi masyarakat, juga menghasilkan pendapatan dari pajak penerangan jalan yang dikelola daerah.

Poniso menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap seluruh titik PJU di Kutim. Pendataan meliputi jumlah PJU yang berfungsi, rusak, maupun yang belum terpasang, baik di wilayah Sangatta Utara maupun Sangatta Selatan. Data tersebut menjadi dasar untuk menentukan zona revitalisasi dan memperluas cakupan kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengelolaan PJU.

“Kami akan melibatkan PLN, BPN, BPKAD, PU, Perkim, dan Bagian SDA dalam rapat koordinasi untuk memastikan data yang ada benar-benar valid. Semua program harus berbasis data agar perencanaan dan pengelolaan PAD lebih akurat,” tegasnya.

Selain itu, Poniso menilai program revitalisasi PJU memiliki multiplier effect besar bagi masyarakat. Penerangan jalan yang baik tidak hanya menambah rasa aman, tetapi juga meningkatkan aktivitas ekonomi di malam hari serta mengurangi potensi kenakalan remaja di kawasan gelap. “Orang merasa lebih sejahtera ketika jalan yang sebelumnya gelap menjadi terang. Itu bentuk nyata pelayanan publik,” tambahnya.

Dengan program ini, Dishub Kutim berkomitmen tidak hanya menjadi pelaksana teknis, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program “Kutim TeTerang yang dicanangkan Bupati.

“PJU bukan sekadar infrastruktur penerangan, tetapi sumber PAD yang bisa menopang pembangunan daerah dan menumbuhkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Poniso.(Adv/Kominfo)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button