Advertorial

Dishub Kutim Gencarkan Sosialisasi Keselamatan Pasca Uji KIR Gratis

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini fokus meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya uji kendaraan bermotor, menyusul kebijakan uji KIR gratis yang diberlakukan pemerintah. Kepala Dinas Perhubungan Kutim, Poniso Suryo Renggono, mengungkapkan bahwa sejak diberlakukannya kebijakan tersebut, antusias masyarakat untuk melakukan uji kendaraan justru mengalami penurunan.

“Setelah KIR digratiskan, justru banyak masyarakat yang kurang antusias melakukan pengujian kendaraan. Padahal, tujuan utama dari uji KIR ini bukan soal biaya, tapi untuk memastikan keselamatan di jalan raya,” ungkap Poniso, Minggu (16/11/2025).

Menanggapi kondisi itu, Dishub Kutim berencana menggencarkan sosialisasi keselamatan berkendara, baik melalui media sosial maupun kegiatan langsung di lapangan. Kegiatan sosialisasi juga akan melibatkan UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) di Sangatta. Menurut Poniso, langkah ini penting agar masyarakat memahami bahwa kelayakan kendaraan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya sekadar kewajiban administrasi.

“Keselamatan itu harus menjadi kesadaran. Kita akan terus sosialisasikan, baik secara verbal lewat kegiatan langsung maupun melalui media informasi digital,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga terus membahas keberlanjutan program TOING (truk derek) yang menjadi salah satu potensi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perhubungan. Program ini masih dalam tahap pembahasan internal bersama pemerintah daerah, mengingat adanya penyesuaian terhadap perubahan regulasi pendapatan daerah.

Poniso menegaskan, pihaknya tidak hanya berorientasi pada peningkatan PAD, tetapi juga pada keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan. Menurutnya, sosialisasi keselamatan menjadi langkah preventif yang sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kendaraan tidak layak pakai.

“Kita ingin masyarakat sadar bahwa uji kendaraan itu untuk keselamatan mereka sendiri. Bukan sekadar kewajiban, tapi kebutuhan,” tegasnya.

Dengan sosialisasi yang masif dan dukungan seluruh pihak, Dishub Kutim berharap partisipasi masyarakat dalam pengujian kendaraan kembali meningkat, sehingga keselamatan lalu lintas di Kutai Timur dapat terus terjaga. (Adv/Kominfo)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button