Peristiwa Daerah

Bupati Situbondo Tinjau Jembatan Kayu Memprihatinkan di Desa Terpencil

SITUBONDO, Netizens.id – Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo meninjau kondisi jembatan kayu sepanjang 13 meter dengan lebar 4 meter di Dusun Klompangan, Desa Alas Bayur, Kecamatan Mlandingan pada Senin (1/12/2025).

Jembatan swadaya warga itu kini dalam kondisi memprihatinkan dan menjadi akses utama masyarakat desa setempat.

Rio, panggilan akrabnya, mengatakan bahwa penanganan jembatan di daerah terpencil selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang telah membentuk Satuan Tugas Khusus Darurat Jembatan dan menargetkan pembangunan 300 ribu jembatan di seluruh pelosok Indonesia.

“Jembatan ini merupakan akses utama bagi masyarakat Desa Alas Bayur, desa terpencil yang berada di kawasan pegunungan dengan ketinggian 1.200 meter di permukaan laut (mdpl),” ujarnya saat berada di lokasi.

“Saya berharap, pemerintah pusat membantu pembangunan jembatan di wilayah kami. Karena tahun depan kami akan membangun sembilan jembatan yang merupakan akses utama bagi warga di pelosok desa,” imbuhnya.

Relawati, Kepala Desa Alas Bayur, menegaskan bahwa jembatan ini sangat vital bagi warganya, terutama mereka yang tinggal di Dusun Krajan, Dusun Polay, dan Dusun Perrengan Timur.

“Kalau jembatan ini rusak, maka warga saya harus memutar lewat Kabupaten Bondowoso, akses jalannya makadam. Jadi memang jembatan ini harus dibangun kokoh agar kuat saat diterpa banjir dan longsor,” ungkapnya.

Relawati menjelaskan Desa Alas Bayur dihuni 1.700 jiwa yang tersebar di lima dusun, yakni Dusun Krajan, Dusun Polay, Dusun Perrengan Timur, Dusun Klompangan, dan Dusun Bayur Bawah.

“Desa kami berada di ujung selatan Situbondo, berbatasan dengan Kabupaten Bondowoso. Mereka rata-rata petani padi dan jagung,” terangnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button