Pandi Widiarto Soroti Pentingnya Transparansi dan Pemanfaatan Silpa untuk Beasiswa Pendidikan di Kutai Timur

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Anggota DPRD Kutai Timur dari Komisi C Bidang Pembangunan, Pandi Widiarto, menyoroti pentingnya pengelolaan dana beasiswa pendidikan secara tepat dan transparan. Dalam wawancara baru-baru ini, Pandi menyatakan bahwa sisa anggaran (Silpa) dari program beasiswa sebelumnya harus dievaluasi dengan cermat untuk memastikan manfaatnya tepat sasaran.
Menurut Pandi, meskipun Silpa tahun lalu cukup besar, alokasi dana tersebut membutuhkan pembahasan lebih lanjut pada tahun depan. “Silpa ini tidak bisa langsung digunakan untuk kebutuhan pendidikan tanpa pembahasan yang matang. Semua akan dibahas dalam perubahan anggaran tahun depan, dengan mempertimbangkan apa yang paling dibutuhkan masyarakat,” ujar Pandi.
Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Namun, alokasi dana untuk beasiswa tidak dapat berdiri sendiri. Pemerintah daerah harus mempertimbangkan kebutuhan lain, seperti pengembangan instruktur pendidikan dan pemberdayaan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Tidak hanya pendidikan, tetapi semua sektor juga perlu diperhatikan. Kebijakan pemerintah harus melihat secara keseluruhan kebutuhan masyarakat, termasuk peningkatan kualitas guru dan dukungan kepada UMKM,” tambahnya.
Pandi juga menggarisbawahi pentingnya memprioritaskan kebutuhan yang paling mendesak dalam masyarakat. Ia berharap, pada pembahasan perubahan anggaran mendatang, pemerintah dapat mengambil langkah konkret untuk memaksimalkan penggunaan Silpa demi mendukung pendidikan yang berkualitas dan pemerataan akses bagi pelajar di Kutai Timur.
Selain itu, Pandi menyoroti bahwa transparansi dalam pengelolaan beasiswa menjadi kunci agar masyarakat merasakan manfaat secara langsung. “Program beasiswa ini harus diawasi dengan baik agar tepat sasaran. Tujuan utamanya adalah membantu generasi muda mencapai pendidikan yang layak,” tegasnya.
Melalui langkah ini, Pandi berharap Kutai Timur dapat mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing, baik di tingkat regional maupun nasional. “Kita semua menginginkan perubahan positif di bidang pendidikan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan daerah kita,” tutupnya.
Dengan perhatian serius terhadap alokasi dana pendidikan, pemerintah Kutai Timur diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam sektor pendidikan yang berperan penting dalam membangun masa depan bangsa. (Adv-DPRD/Ty)







