DPRD: Pemerintah Kabupaten Kutai Timur Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur dalam APBD 2025

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan alokasi anggaran pada tiga sektor utama: pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Hal ini diungkapkan dalam tanggapan atas pandangan umum Fraksi Demokrat DPRD Kutai Timur pada Rapat Paripurna Ke-21 terkait Nota Keuangan dan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2025.
Pemerintah menyampaikan rasa terima kasih atas pandangan konstruktif Fraksi Demokrat yang menekankan pentingnya optimalisasi potensi daerah. Salah satu poin penting yang disoroti adalah pengembangan potensi sektor pertanian, perkebunan, dan pariwisata sebagai langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini dinilai menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada alokasi dana transfer dari pemerintah pusat.
“Fraksi Demokrat telah memberikan masukan yang sangat relevan. Pemerintah akan mengedepankan belanja pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur karena ketiga sektor ini adalah fondasi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Sudirman Latif, Asisten III Kabupaten Kutai Timur, saat menyampaikan tanggapan pemerintah.
Dalam sektor pendidikan, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan akses dan mutu pendidikan, termasuk perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Di bidang kesehatan, prioritas diberikan untuk menurunkan angka stunting dan memperluas layanan kesehatan yang berkualitas hingga ke pelosok desa. Sementara itu, pada sektor infrastruktur, fokus utama adalah pembangunan dan pemeliharaan jalan, jembatan, serta fasilitas umum yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Fraksi Demokrat juga mendorong pemerintah untuk menerapkan inovasi dalam penggalian potensi PAD, misalnya melalui pengelolaan perkebunan yang berkelanjutan, pengembangan destinasi pariwisata, dan diversifikasi produk lokal. Pemerintah menyambut baik usulan ini dan akan menjadikannya bagian dari agenda strategis jangka menengah.
Melalui fokus pada ketiga sektor ini, pemerintah berharap mampu menciptakan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Kabupaten Kutai Timur. “Kami akan terus berusaha menjaga transparansi dan efisiensi anggaran agar setiap rupiah dapat memberikan manfaat maksimal,” tutup Sudirman.
Langkah ini merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD Kutai Timur dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat gotong royong, pembangunan Kabupaten Kutai Timur diharapkan semakin merata dan berkelanjutan.(Adv-DPRD/Ty)







