DPRD Kutim Sidak Jalan Peralihan PT TMR, Soroti Keselamatan di Tikungan Tajam

KUTAI TIMUR – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan jalan peralihan sementara milik PT Tawabu Mineral Resources (TMR) di RT 7, Desa Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon, Jumat (16/5/2025) sekitar pukul 10.00 WITA. Sidak dilakukan sebagai respons atas laporan warga terkait potensi bahaya jalan yang dibangun di tikungan tajam poros Bengalon–Sangkulirang.
Ketua Komisi A DPRD Kutim, Eddy Markus Palinggi, menyebut jalan peralihan sepanjang 325 meter itu berada di posisi rawan dan perlu perbaikan desain. “Jalan ini cukup berisiko karena berada tepat di tikungan tajam. Kami harap pihak perusahaan bisa mengomunikasikan ulang dengan pemilik lahan agar bisa diluruskan,” ujarnya di lokasi.
Anggota DPRD lainnya, Masdari Kidang, mengapresiasi langkah PT TMR yang memilih membangun underpass dibanding sekadar melakukan crossing atau memanfaatkan jalan umum. Menurutnya, pembangunan tersebut menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keselamatan pengguna jalan.
“Yang kami harapkan adalah keselamatan masyarakat. Kami juga berharap rambu-rambu keselamatan segera dipasang agar tidak membahayakan pengendara,” katanya.
Menanggapi hal itu, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT TMR, Hendra, menjelaskan bahwa jalan peralihan belum difungsikan dan masih dalam tahap persiapan. Ia menegaskan bahwa sosialisasi kepada aparat desa dan kecamatan akan dilakukan sebelum jalan digunakan.
“Kami juga sedang mengurus perizinan ke Kementerian PUPR agar pembangunan underpass bisa dimulai Juli 2025, dengan target penyelesaian 7 hingga 8 bulan,” jelas Hendra.
Hendra menambahkan, pembangunan jalan peralihan merupakan bagian dari upaya menjaga kelancaran operasional selama proses konstruksi underpass berlangsung. Ia memastikan perusahaan akan memenuhi seluruh persyaratan teknis sesuai rekomendasi Balai Pengelola Jalan Nasional (BPJN) dan Dinas Perhubungan Kutim.
“Kami sangat memperhatikan aspek keselamatan dan siap mendukung segala upaya demi keselamatan bersama,” tutup Hendra.(*)







