Kutai TimurOlahraga

‎Beri Ruang Talenta Daerah, Persikutim United Bawa 10 Pemain Lokal ke Trening Center di Blitar

‎KUTAI TIMUR (Netizens.id) – Sebanyak sepuluh pemain lokal resmi dinyatakan lolos seleksi tim Persikutim United, yang digelar pada 12–13 Juli 2025 di Stadion Kudungga, Kutai Timur (Kutim). Mereka akan memperkuat tim dalam menghadapi kompetisi PNM Liga Nusantara 2025–2026.

‎Seleksi ini diikuti oleh 40 pemain dari berbagai kecamatan di Kutim. Setelah melalui tahapan teknis dan evaluasi ketat, tim pelatih bersama manajemen klub menetapkan 10 nama yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bagian dari skuat binaan.

‎“Skema kami sejak awal memang untuk mengakomodasi talenta-talenta lokal. Dari 40 peserta, 10 pemain kami anggap layak untuk masuk tahap berikutnya,” ujar Pandi Widiarto, perwakilan manajemen Persikutim United, Minggu (27/7/2025).

‎Para pemain terpilih akan mengikuti pemusatan latihan (TC) di Kota Blitar, Jawa Timur, yang dimulai akhir Juli. Blitar dipilih karena dinilai lebih strategis dari sisi pembiayaan sekaligus menawarkan atmosfer kompetisi yang lebih menantang.

‎“Iklim kompetisi di Jawa jauh lebih kuat. Di sana kami bisa mendapatkan sparing partner yang selevel atau bahkan lebih kuat, sesuatu yang sulit kami dapatkan jika hanya berlatih di Sangatta,” jelas Pandi.

‎Training center ini juga menjadi bagian dari proses pembentukan tim inti. Selain itu, Persikutim United akan mengundang sejumlah pemain dari luar daerah untuk mengikuti trial tahap kedua sebelum komposisi final ditentukan pada akhir Agustus.

‎Berikut daftar 10 pemain lokal yang lolos seleksi:

‎1. Ryan Dzaky Fadilah asal Sangatta Utara

‎2. Zainal Afrijal asal Muara Bengkal

‎3. Achmad Syahrul Romadhon asal Sangatta Utara

‎4. Fredynell Chen asal Kombeng

‎5. Muhammad Heldi asal Kombeng

‎6. Faizal Bin asal Sangatta Selatan

‎7. Yogi Oktanis asal Kombeng

‎8. Muhammad Zaini asal Sangatta Utara

‎9. Franklin Perdamean Tambunan asal Sangatta Utara

‎10. Fridolin Asriel asal Sangatta Utara

‎Pandi berharap momentum ini bisa menjadi pemantik semangat bagi para pemain muda lainnya di Kutai Timur untuk terus berlatih dan berkompetisi di tingkat lokal.

‎“Kami berharap ke depan semakin banyak pemain dari tingkat kecamatan yang bisa berkembang. Akan ada event seperti Bupati Cup dan turnamen-turnamen lokal yang bisa jadi ajang talent scouting untuk melihat potensi terbaik putra daerah,” pungkasnya.(Ty)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button