Pertamina EP Targetkan Zero Stunting di Samboja pada 2028
SAMARINDA, Netizens.id – Ambisi zero stunting di Kelurahan Sungai Seluang, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi target utama PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field pada 2028 mendatang. Program ini khusus ditujukan untuk balita rentan di wilayah tersebut.
Komitmen tersebut diungkapkan Head of Communication Relations & CID Zona 9 Elis Fauziyah dalam jumpa pers yang berlangsung di Ruang Wiek Diskominfo Kaltim, Samarinda, pada Senin siang (8/9/2025).
“Target zero stunting kami wujudkan dalam tiga tahun ke depan. Di tahun 2028, kami optimis tidak akan ada lagi kasus stunting di Kecamatan Samboja,” terang Elis Fauziyah sebagaimana diberitakan Jurnalborneo.
Pencapaian signifikan telah terlihat dalam tiga tahun terakhir dengan penurunan prevalensi stunting mencapai 10 persen dari periode 2023 sampai 2025.
“Data menunjukkan pada 2023 tercatat 103 kasus stunting, namun alhamdulillah di tahun 2025 ini berhasil diturunkan sebanyak 29 kasus stunting,” papar Elis.
Program pendampingan ini terlaksana melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan PEP Sangasanga Field, Puskesmas setempat, dan pemerintah daerah.
Keberhasilan tidak hanya pada penanganan stunting, tetapi PEP Sangasanga Field bersama kader dan tenaga medis Puskesmas juga mencatat penurunan kasus Tuberkulosis (TBC) serta angka kematian ibu hamil.
“Alhamdulillah, pendampingan yang dimulai 2022 hingga 2025 membuahkan hasil. Kasus TBC yang awalnya delapan (8) kasus mengalami penurunan, dan yang membanggakan, tidak ada lagi kematian ibu hamil seperti yang terjadi pada tahun 2022,” ungkap Elis.
Upaya berkelanjutan dilakukan melalui program kesehatan masyarakat terpadu menuju sejahtera (Prokesmas Terja) dengan fokus penguatan kader.
“Prokesmas Terja mencakup empat program utama: Ikan Pesut untuk penanganan suspek TBC, Kader Pantang Pentas sebagai penguatan kader stunting, pendampingan ibu hamil, dan penanaman tanaman obat keluarga (toga),” rinci Elis.
Evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja kader dan hasil pencapaian penurunan stunting serta TBC akan terus dilakukan PEP Sangasanga Field ke depannya.
“Evaluasi akan terus kami lakukan demi tercapainya target penurunan stunting,” tegasnya saat memberikan keterangan di area parkir mobil Diskominfo Kaltim.
Elis mengharapkan kolaborasi semua pihak dapat mempercepat penurunan kasus stunting dan TBC, tidak hanya di Kecamatan Samboja namun juga di Samarinda.
“Kolaborasi semua pihak sangat diharapkan karena target ini bisa diwujudkan. Program berkelanjutan ini kami yakini akan membuahkan hasil sesuai harapan,” tutupnya.(*/mn)







