PDAM Kutim Terus Berinovasi, Targetkan 80 Persen Layanan Air Bersih untuk Warga

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh PDAM Tirta Tuah Benua Kutai Timur melalui berbagai inovasi dan strategi pengembangan. Hingga saat ini, cakupan pelayanan teknis PDAM telah mencapai 80 persen. Angka tersebut mencerminkan progres yang cukup signifikan dalam pemerataan akses air bersih di wilayah Kutim.
Direktur Utama PDAM Kutim, Suparjan, menyatakan pihaknya tidak hanya berfokus pada perluasan jaringan pipa, tetapi juga menghadirkan inovasi layanan untuk mempermudah pelanggan. Salah satunya adalah sistem pendaftaran pelanggan baru secara online. Dengan sistem ini, masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke kantor untuk mengajukan sambungan baru. “Kami ingin memberikan kemudahan dan pelayanan yang lebih cepat kepada masyarakat,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).
Selain fokus pada pelayanan air perpipaan, PDAM Kutim juga mengembangkan unit usaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Unit bisnis ini dikelola secara mandiri dengan pendanaan internal perusahaan. Nantinya, keuntungan dari usaha AMDK akan masuk ke laporan keuangan PDAM setelah melalui proses audit resmi.
Menurut Suparjan, langkah ini diambil untuk memperkuat kemandirian finansial PDAM sekaligus menambah alternatif produk air minum yang berkualitas bagi masyarakat. “Inovasi ini bukan hanya untuk mendukung kinerja perusahaan, tetapi juga untuk memberikan pilihan baru bagi konsumen dengan kualitas terjamin,” katanya.
Ia menambahkan, PDAM akan terus melakukan investasi infrastruktur secara berkelanjutan agar ke depan semua wilayah di Kutai Timur dapat menikmati layanan air bersih yang layak. “Target kami adalah pemerataan. Kami ingin memastikan seluruh masyarakat Kutim bisa merasakan manfaat dari layanan PDAM,” tegasnya.(Ty)







