Perpanjangan Runway Bandara KPC Tunggu Hasil Kajian ITB
KUTAI TIMUR, Netizens.id – Upaya pengembangan infrastruktur transportasi udara di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berproses. Salah satu agenda penting yang tengah dikawal Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim ialah rencana perpanjangan runway Bandara milik PT Kaltim Prima Coal (KPC).
Kepala Dinas Perhubungan Kutim, Poniso Suryo Renggono, menjelaskan bahwa proyek perpanjangan landasan pacu tersebut saat ini masih menunggu hasil kajian teknis dari tim Institut Teknologi Bandung (ITB) yang telah ditunjuk oleh pihak KPC. Kajian ini menjadi dasar penting sebelum tahap pelaksanaan fisik dimulai.
“Untuk perpanjangan runway, kemarin sudah dilaporkan oleh kepala bidang. Saat ini masih menunggu kajian dari tim ITB. Mereka diberi waktu sekitar enam bulan untuk menyelesaikannya,” jelas Poniso, Minggu (16/11/2025).
Ia menegaskan, kewenangan pengelolaan Bandara KPC bersifat koordinatif, karena berada di bawah pengawasan pemerintah pusat. Meski demikian, Dishub Kutim terus berperan aktif dalam menjaga komunikasi dan memastikan setiap perkembangan proyek tersebut dapat berjalan sesuai rencana.
“Bandara KPC ini sifatnya koordinatif. Jadi kami di daerah berperan melakukan koordinasi aktif dengan pihak perusahaan dan lembaga terkait,” tambahnya.
Poniso juga menyebut, hasil kajian ITB akan menjadi dasar pelaksanaan eksekusi lapangan, termasuk menentukan spesifikasi teknis serta tahapan pembangunan lanjutan. Jika hasil kajian telah rampung dan dinyatakan layak, maka proses perpanjangan bisa langsung dijalankan tanpa perlu menunggu proses tambahan.
Rencana perpanjangan runway Bandara KPC sendiri diproyeksikan sebagai bagian dari penguatan infrastruktur transportasi strategis di Kutai Timur, sekaligus mendukung mobilitas industri dan konektivitas wilayah.
Target besar Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, di bawah arahan Bupati Ardiansyah Sulaiman, adalah mewujudkan sektor transportasi yang terpadu pada tahun 2027. “Kita bertahap, dan semua proses ini menuju target besar Bupati untuk peningkatan infrastruktur pelabuhan dan bandara di Kutai Timur,” tutup Poniso.
Dengan langkah ini, Dishub Kutim menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan daerah melalui sinergi lintas sektor dan dukungan penuh terhadap pembangunan infrastruktur udara yang berkelanjutan.(Adv/Kominfo)







