Advertorial

Dishub Kutim Inventarisasi Aset Berpotensi PAD  

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah melakukan langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah.

Langkah ini dilakukan melalui proses inventarisasi menyeluruh terhadap berbagai aset milik Dishub yang dinilai memiliki potensi memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Dinas Perhubungan Kutim, Poniso Suryo Renggono, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang dihadiri oleh sejumlah instansi terkait seperti Bappeda, BKD, Bagian Hukum, serta jajaran teknis Dishub. Rapat tersebut membahas upaya revitalisasi pemanfaatan aset yang belum dimanfaatkan secara optimal.

“Tujuannya untuk memperjelas status kewenangan aset serta memperoleh data yang akurat agar pemeliharaan dan pengelolaannya bisa lebih terarah. Sekaligus kami ingin memastikan aset-aset yang berpotensi memberikan PAD dapat dimaksimalkan,” ujar Poniso, Minggu (16/11/2025).

Ia menegaskan, langkah inventarisasi ini bukan sekadar mencatat aset, tetapi juga menentukan nilai dan manfaat ekonominya bagi daerah. Dishub ingin memastikan mana saja aset yang bisa dikembangkan menjadi sumber PAD, baik melalui kerja sama dengan pihak ketiga maupun pengelolaan mandiri.

Beberapa aset seperti terminal, lahan parkir, serta fasilitas penunjang transportasi akan menjadi fokus evaluasi. “Kami ingin tahu secara detail mana aset yang sudah termanfaatkan, mana yang belum, dan mana yang bisa dikelola untuk menambah pendapatan daerah,” jelasnya.

Selain itu, Poniso juga menyebutkan bahwa data akurat sangat penting sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan, terutama dalam penentuan prioritas program kerja Dishub ke depan. Ia menekankan, optimalisasi aset yang berpotensi PAD bukan hanya untuk meningkatkan pemasukan daerah, tetapi juga agar keberadaan Dishub memiliki kontribusi nyata terhadap pembangunan Kutai Timur.

“Dengan data yang valid, kita bisa tahu arah kebijakan ke depan. Kita ingin aset-aset Dishub tidak hanya berfungsi secara fisik, tapi juga memberikan nilai tambah bagi daerah,” tutup Poniso.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Dishub Kutim dalam mendukung kebijakan Bupati untuk memperkuat sektor ekonomi daerah melalui pengelolaan aset yang efektif dan transparan. (Adv/Kominfo)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button