Dua Atlet Kaltim Raih Perak SEA Games

BANGKOK, THAILAND, Netizens.id — Medali perak harus dipuas oleh dua atlet andalan dari Kalimantan Timur (Kaltim), M. Indaka Pia Ramadhan dan Nur Hafifa Syarah, gagal mewujudkan target medali emas untuk cabang olahraga woodball.
Mereka tergabung di Kontingen Indonesia di ajang SEA Games Thailand 2025 yang turut menambah pundi-pundi medalinya.
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit di Bangkok, keduanya menunjukkan performa terbaik. M. Indaka Pia Ramadhan berhasil menyumbangkan perak dari nomor Tim Stroke putra, sementara Nur Hafifa Syarah meraih perak dari nomor ganda putri.
PERJUANGAN DAN PROFIL SANG PENYUMBANG PERAK
M. Indaka Pia Ramadhan, atlet kelahiran Balikpapan, 17 November 2001, sebelumnya sudah menunjukkan potensi besar dengan menorehkan prestasi gemilang. Ia merupakan peraih Emas Tim Stroke Asian Cup 2025 dan juga peraih Emas Thailand Open Mix Fairway 2025.
“Meskipun perak, ini adalah capaian yang patut diapresiasi mengingat ketatnya persaingan di SEA Games. Indaka sudah berjuang maksimal,” ujar salah satu ofisial tim.
Di luar lapangan, semangat juang Indaka patut dicontoh. Ia diketahui berprofesi sebagai Guru Honorer di SDN 017 Samboja, menunjukkan dedikasinya yang luar biasa antara karier dan olahraga.
Sementara itu, Nur Hafifa Syarah, atlet muda kelahiran Samboja, 10 Oktober 2004, juga memiliki rekam jejak yang mentereng. Ia sukses meraih Emas ganda putri Fairway Asian Cup 2025 dan juga peraih Emas Mix Fairway Thailand Open 2025. Saat ini, Syarah tercatat sebagai mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani di Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda.
Target Emas Belum Tercapai
Kegagalan meraih medali emas ini menjadi catatan penting bagi kedua atlet. Meski demikian, perolehan medali perak di ajang multi-event se-Asia Tenggara ini tetap menjadi sumbangan berharga bagi kontingen Garuda.
“Tentu target kami emas, namun kami akan jadikan perak ini sebagai motivasi untuk terus berlatih lebih keras. Kami berterima kasih atas dukungan seluruh masyarakat Indonesia, terutama Kaltim,” kata Syarah saat dihubungi usai pertandingan.
Perolehan medali perak ini menjadi bukti bahwa atlet-atlet Kaltim memiliki potensi untuk bersaing di kancah internasional. Mereka diharapkan dapat kembali berjuang dan meraih medali emas pada ajang-ajang berikutnya.(rd/mn)







