Pertamina Perkuat Pengawasan Distribusi LPG Jelang Nataru

SAMARINDA, Netizens.id — Pengecekan distribusi LPG dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kalimantan Timur pada Jumat (12/12/2025) di salah satu Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Elpiji (SPPBE) di Kabupaten Kutai Kartanegara. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan distribusi LPG, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa proses pengisian LPG kemasan 12 kilogram dan 5,5 kilogram, termasuk pengecekan Unit Filling Machine (UFM) yang berfungsi mengatur berat isi tabung secara otomatis sesuai standar. Dari hasil pemeriksaan terhadap 24 UFM, seluruh alat dinyatakan berfungsi dengan baik, meski ditemukan satu unit yang memerlukan pengecekan lanjutan dan perbaikan teknis.
Operasional alat tersebut telah dihentikan sementara oleh Pertamina Patra Niaga dan berkoordinasi dengan Dinas Metrologi untuk memastikan akurasi timbangan serta keandalan peralatan pengisian LPG.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan setiap temuan dalam proses pengawasan langsung ditindaklanjuti secara cepat dan terukur.
“Penguatan pengawasan ini merupakan komitmen kami untuk memastikan masyarakat menerima LPG yang aman dan sesuai standar. Setiap temuan di lapangan langsung kami tindak lanjuti melalui langkah korektif dan pembinaan kepada lembaga penyalur,” ujarnya.
Seluruh LPG yang disalurkan kepada masyarakat telah memenuhi ketentuan takaran ditegaskannya. Produk yang ditemukan tidak sesuai standar di SPPBE tidak akan dipasarkan dan dikembalikan untuk dilakukan pengisian ulang sesuai ketentuan.
Selain itu, Pertamina juga mengimbau konsumen untuk melakukan penimbangan LPG di lokasi penjualan resmi sebelum transaksi serta membeli LPG hanya di lembaga penyalur resmi.
Pertamina Patra Niaga memastikan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna menjaga keandalan distribusi LPG serta memastikan pasokan energi bagi masyarakat Samarinda tetap aman dan kondusif.(*/mn)







