Satpol PP Kutim Komit Transparansi Informasi Publik

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Timur berkomitmen menghadirkan transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik. Ini merupakan implementasi dari arahan Bupati Kutai Timur yang menghendaki adanya dashboard terintegrasi dengan website resmi untuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kepala Satpol PP Kutai Timur, Fata Hidayat, menyatakan bahwa lembaganya telah mempersiapkan data kegiatan dan siap mengunggahnya ke website begitu mendapat instruksi dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
“Kemarin baru dikumpulkan operator-operatornya. Apalagi tadi penjelasan Pak Bupati kan ke depan itu ada dashboard-nya. Kemarin dikumpulkan seluruh operator OPD untuk mengikuti penjelasan dari Kominfo. Kami sudah menyiapkan data, tinggal kapan itu disuruh upload, input, kami akan siap,” kata Fata ketika diwawancarai, Jumat (19/12/2025).
Fata memastikan bahwa Satpol PP akan membuka akses untuk berbagai jenis informasi kegiatan yang dijalankan, termasuk jadwal patroli beserta lokasi yang akan dikunjungi. Seluruh informasi ini dapat diakses masyarakat lewat website resmi.
“Satpol PP sudah terbuka untuk segala jenis informasi, baik yang bakal dilakukan ataupun jadwal-jadwal nanti. Itu semua sudah open untuk masyarakat semua,” tandasnya.
Pengecualian untuk Operasi Penindakan
Namun demikian, Fata menjelaskan adanya pengecualian untuk informasi yang berkaitan dengan operasi penindakan. Informasi penindakan tidak akan dipublikasikan sebelum pelaksanaan guna menghindari kebocoran yang bisa menggagalkan operasi.
“Cuma kalau untuk penindakan mungkin kami (umumkan) setelahnya, untuk mengurangi kebocoran-kebocoran. Karena kami sudah tiga kali melakukan penindakan itu selalu bocor,” paparnya.
Fata menambahkan, yang akan disampaikan kepada publik adalah kegiatan patroli rutin Satpol PP beserta lokasi dan jadwalnya. Sedangkan untuk operasi penindakan, informasinya baru akan diunggah setelah kegiatan tersebut rampung dilaksanakan.
“Yang kami informasikan itu patroli. Tapi kalau untuk penindakan mungkin kami setelahnya,” ujarnya.
Upaya Mengubah Citra di Masyarakat
Komitmen transparansi ini juga selaras dengan upaya Satpol PP mengubah citra di mata masyarakat. Selama ini, Satpol PP kerap dianggap sebagai instansi yang tertutup dan hanya melakukan tindakan represif. Dengan keterbukaan informasi, diharapkan masyarakat dapat memahami tugas dan fungsi Satpol PP dengan lebih baik.
“Insyaallah semua apa yang kami lakukan akan kami laporkan di situ (website). Kami ingin masyarakat tahu bahwa Satpol PP ini bekerja sesuai prosedur dan transparansi,” ungkapnya.
Fata juga mengungkapkan bahwa selain website, Satpol PP Kutai Timur sudah aktif memanfaatkan media sosial, khususnya Instagram, untuk menyampaikan informasi kegiatan kepada masyarakat. Akun media sosial ini secara rutin memposting kegiatan-kegiatan yang dilakukan Satpol PP di lapangan.
“Kalau saya lihat kan sudah aktif nih di Instagram, di sosial medianya sudah aktif,” katanya mengomentari perkembangan media sosial Satpol PP.
Dashboard Terintegrasi untuk Akses Real-Time
Dengan adanya integrasi data ke website dan dashboard yang tengah disiapkan Kominfo, masyarakat akan dapat mengakses informasi secara real-time tentang kegiatan Satpol PP. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja Satpol PP Kutai Timur.
Fata menekankan bahwa transparansi merupakan bagian penting dari reformasi internal yang tengah dilakukan Satpol PP. Selain meningkatkan kepercayaan masyarakat, transparansi juga dapat menjadi kontrol sosial terhadap kinerja anggota Satpol PP.
“Dengan keterbukaan ini, masyarakat bisa mengawasi kinerja kami. Kalau ada yang tidak sesuai, mereka bisa memberikan masukan atau kritik. Kami terbuka untuk itu,” jelasnya.
Langkah transparansi ini juga selaras dengan visi Bupati Kutai Timur yang menginginkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan dekat dengan masyarakat. Melalui dashboard yang terintegrasi, masyarakat dapat melihat kinerja seluruh OPD, termasuk Satpol PP, secara terbuka.
Dengan komitmen transparansi dan keterbukaan informasi ini, Satpol PP Kutai Timur berharap dapat membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat dan menunjukkan bahwa institusi ini bekerja sesuai aturan dan untuk kepentingan masyarakat.
“Pak Bupati kan pengin semua OPD ini transparan. Makanya ada dashboard yang terintegrasi. Kami mendukung penuh program ini,” pungkasnya.(Q)







