Presiden Prabowo dan Kabinet Bayar Zakat Rp3,8 Miliar
JAKARTA, Netizens.id – Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan jajaran Menteri Kabinet Merah Putih menunaikan kewajiban zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Kegiatan bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia” ini digelar di sela rangkaian sidang kabinet paripurna pada hari ke-23 Ramadan 1447 H.
Dalam momen tersebut, tercatat dana zakat sebesar lebih dari Rp3,8 miliar berhasil terhimpun dari 111 muzaki (pembayar zakat) di lingkungan istana. Penyerahan zakat Presiden Prabowo diterima langsung oleh Ketua Baznas, Sodik Mudjahid.
Usai menunaikan zakat, Presiden Prabowo menekankan pentingnya peran Baznas dalam mengelola potensi ekonomi bangsa. Presiden menginstruksikan adanya koordinasi dan konsolidasi lembaga keuangan keagamaan dengan memanfaatkan teknologi modern.
“Kita telah memberi contoh hari ini. Baznas dan semua organisasi keagamaan harus kita konsolidasikan dan tingkatkan kemampuannya dengan teknologi yang ada, supaya potensi ekonomi bangsa bisa kita kerahkan secara efisien dan efektif,” ujar Presiden Prabowo saat membuka sidang kabinet paripurna.
Ketua Baznas, Sodik Mudjahid, menyampaikan apresiasi atas keteladanan pimpinan negara. Ia menyebut momentum ini menjadi pendorong besar bagi target penghimpunan zakat nasional tahun 2026 yang dipatok mencapai Rp66 triliun.
“Alhamdulillah, pembayaran zakat dari Bapak Presiden, Wapres, dan kabinet memberikan nilai yang luar biasa. Untuk Ramadan 2026 sendiri, kami memproyeksikan pengumpulan zakat nasional mencapai Rp6 triliun melalui 760 lembaga zakat di seluruh Indonesia,” jelas Sodik.
Khusus untuk Baznas Pusat, target penghimpunan sepanjang tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp1,4 triliun, dengan target khusus di bulan Ramadan sebesar Rp515 miliar.
Sodik berharap aksi nyata di Istana Negara ini dapat menginspirasi para pejabat, pelaku usaha, hingga masyarakat luas untuk menyegerakan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi.
“Zakat menolong umat, dan zakat adalah penolong di akhirat. Baznas siap menerima dan menyalurkan kepada mustahik sesuai prinsip amanah dan syariat,” pungkasnya.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Ketua Baznas Zainut Tauhid Sa’adi, serta jajaran pimpinan dan deputi Baznas lainnya. Kehadiran seluruh elemen kabinet ini mempertegas komitmen pemerintah dalam pengentasan kemiskinan melalui instrumen zakat yang akuntabel.(rls/mn)







