Peristiwa Daerah

Wagub Kaltim Hadiri Safari Ramadan di Kutai Barat

KUTAI BARAT, Netizens.id – Semangat kebersamaan menyelimuti Masjid Al-Muttaqin Islamic Center, Kelurahan Melak Ulu, saat Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama Wakil Gubernur Kaltim menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi istimewa dengan kehadiran pimpinan daerah lintas level yang berbaur bersama masyarakat dalam suasana religius yang khidmat.

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, dan turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji. Kehadiran pejabat teras dari tingkat provinsi hingga kabupaten ini disambut antusias oleh warga yang memadati masjid kebanggaan warga Kecamatan Melak tersebut.

Safari Ramadan kali ini menjadi momentum konsolidasi dan silaturahmi yang kuat. Selain Wagub Seno Aji, tampak hadir Wakil Ketua I DPRD Kaltim Ekti Emanuel, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, serta jajaran kepala perangkat daerah Provinsi Kalimantan Timur lainnya.

Kehadiran rombongan besar ini dimanfaatkan sebagai sarana bagi pemerintah untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat guna mendengarkan aspirasi sekaligus merasakan langsung keberkahan bulan suci bersama warga di daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan hanya menggugurkan kewajiban agenda tahunan. Ia menyebut kegiatan ini sebagai jembatan emosional untuk memperkuat hubungan antara umara (pemerintah) dan masyarakat.

“Pemerintah ingin hadir di tengah masyarakat dan bersama-sama merasakan keberkahan bulan suci dalam suasana kebersamaan dan kerukunan,” ujar Frederick Edwin.

Ia juga berpesan agar masyarakat memanfaatkan momentum Ramadan untuk melakukan transformasi diri serta menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif di Kutai Barat. “Kita harapkan Ramadan ini memperkuat nilai-nilai ukhuwah, serta terus menjaga persatuan dan kerukunan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan momen berbuka puasa bersama, salat Magrib berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan salat Isya dan Tarawih bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pembangunan fisik dan pembangunan spiritual di Kutai Barat dapat berjalan selaras.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap semangat kebersamaan ini tidak hanya berhenti di bulan Ramadan, tetapi terus menjadi fondasi dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari.(*/mn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button