Peristiwa Daerah

Segel SPBU Ilegal di Jember Dicopot Tanpa Pemberitahuan

JEMBER, Netizens.id – Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, David Handoko Seto, mengaku kaget mendapati garis polisi yang terpasang di SPBU 54.681.11 di Jalan Teuku Umar tiba-tiba lenyap pada Minggu (15/3/2026) malam.

Sebelumnya, penyegelan SPBU tersebut dilakukan sehari sebelumnya, Sabtu (14/3/2026), dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Polres Jember, Komisaris Ferry Dharmawan. Penyegelan itu disaksikan oleh Wakil Ketua Komisi XII DPR RI dari Gerindra, Bambang Haryadi, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Wahyudi Anas, dan David Handoko Seto sendiri.

Berdasarkan penelusuran David kepada pengelola SPBU, segel tersebut ternyata dicopot oleh polisi sendiri. Ia pun mempersoalkan langkah itu karena dilakukan tanpa pemberitahuan kepadanya.

“Saya adalah pelapor dalam kasus ini. Mestinya apapun yang dilakukan Polres Jember sebagai pengembangan hasil penyelidikan, harus tetap tersampaikan kepada saya, termasuk pembukaan garis polisi,” kata David, Senin (16/3/2026).

Ia menilai pencopotan segel itu tidak terkoordinasi dengan baik. “Kami berharap pihak-pihak yang berkepentingan pada persoalan ini harus menghormati hukum yang berlaku,” tegasnya.

David sebelumnya terlibat langsung dalam pengejaran truk pengangkut solar ilegal yang beroperasi di SPBU 54.681.11 pada Sabtu (14/3/2026) dini hari. Upaya itu tidak berhasil menangkap pelaku, bahkan David nyaris celaka karena kendaraannya dipepet oleh truk tersebut hingga hampir terguling ke sungai.

Atas kejadian itu, David kemudian melaporkan dua dugaan tindak pidana kepada Polres Jember, yakni dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak bersubsidi dan percobaan pembunuhan terhadap dirinya.

“Saya sudah memberikan kuasa hukum kepada pengacara Mohammad Husni Thamrin dalam kasus ini,” ujarnya. (Az)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button