Pertamina Gelar BEDUKK, Gandeng UMKM dan Santuni Anak Panti
SAMARINDA, Netizens.id – Hujan yang menyelimuti sebagian Kota Samarinda pada Sabtu (14/3/2026) sore menjadi latar sebuah momen yang istimewa. Di Panti Asuhan Uswatun Hasanah, aroma masakan khas UMKM lokal menyatu dengan keceriaan puluhan anak panti yang telah rapi berpakaian. Sore itu, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menghadirkan program “BEDUKK” — akronim dari Berbuka Dengan Usaha Kecil bersama Komunitas.
Kegiatan ini bukan sekadar jamuan buka puasa. Di baliknya tersimpan pesan tentang ketahanan energi, dukungan ekonomi lokal, dan semangat berbagi di bulan Ramadan.
Suasana penuh kekeluargaan terasa kental saat Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, berbaur langsung bersama anak-anak panti. Baginya, Ramadan adalah momen yang tepat bagi Pertamina untuk hadir lebih dekat sebagai bagian dari masyarakat.
“Kami berkomitmen terus melayani kebutuhan energi bahan bakar dan gas. Namun di momentum Ramadan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, menggandeng pelaku usaha kecil sekaligus berbagi kebahagiaan bersama anak-anak panti,” tutur Isfahani di sela acara.
Kolaborasi ini turut diperkuat oleh Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DPC Samarinda. Bersama-sama, mereka menyerahkan paket sembako, alat tulis, perlengkapan salat, dan santunan bagi puluhan anak beserta pengurus panti.
Sesuai namanya, BEDUKK juga menyentuh penguatan ekonomi akar rumput. Sales Branch Manager Gas VII Kaltimtara, M. Angga Dexora, menjelaskan bahwa Pertamina memberikan dukungan nyata kepada pelaku UMKM yang terlibat berupa penyaluran tabung Bright Gas 5,5 kilogram.
“Kami ingin para pelaku usaha kecil dapat memaksimalkan aktivitas usahanya. Bantuan ini diharapkan membantu pengembangan usaha mereka sekaligus membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkap Angga.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, memandang BEDUKK sebagai wujud pelayanan sepenuh hati. Dari doa bersama hingga salat Isya berjamaah, setiap rangkaian kegiatan dihadirkan untuk menciptakan kenangan Ramadan yang hangat bagi anak-anak panti.
“Kami ingin menghadirkan suasana Ramadan yang hangat, menunjukkan bahwa Pertamina tidak hanya soal distribusi energi bagi negeri, tetapi juga tentang berbagi kebahagiaan dan memperkuat kebersamaan,” pungkas Edi.
Ketika acara berakhir dan malam mulai menyapa, semangat baru pun tertinggal di panti itu — bukan hanya tentang perut yang kenyang usai sehari berpuasa, tetapi tentang keyakinan bahwa kepedulian sosial dan dukungan terhadap usaha kecil adalah energi sejati yang mampu menerangi hati sesama. (*/mn)







