AdvertorialDPRD

Pemkab Diminta Lebih Cermat Implementasikan Program Penanganan Sampah

KUTAI TIMUR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Faizal Rachman, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur agar lebih cermat dalam mengimplementasikan program penanganan sampah, mulai dari sumber sampah hingga pemrosesan akhir. Langkah ini penting untuk memfasilitasi, mengembangkan, dan melaksanakan pengurangan, penanganan, serta pemanfaatan sampah.

 

“Kita harus belajar dari program Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di sebelah Pasar Induk Sangatta, yang sampai saat ini belum optimal, padahal pembangunannya memakan biaya kurang lebih Rp. 17 miliar,” ujarnya.

 

Faizal juga mempertanyakan lokasi pembangunan TPST yang berada dekat dengan kawasan padat penduduk, yang menurutnya kurang tepat. Dia menilai, meskipun tujuan pembangunan TPST tersebut baik, yaitu untuk mengelola sampah warga sekitar, namun kendala operasional dan kajian lingkungan harus diperhatikan dengan serius.

 

“Pemilihan lokasi itu tidak tepat karena berada dekat kawasan padat penduduk, ini yang harus dicermati oleh pemerintah,” tambah anggota Komisi B (Bidang Perekonomian dan Keuangan) ini.

 

Penanganan sampah, menurut Faizal, erat kaitannya dengan tanggung jawab pemerintah dalam mengelola sampah secara terpadu dan komprehensif. Meski peran masyarakat penting dalam penanganan sampah, pemerintah juga wajib melakukan pengelolaan sampah yang baik.

 

“Pemerintah Daerah seharusnya lebih banyak belajar dari daerah yang sudah sukses mengelola sampah. Contohnya Surabaya, yang saya lihat sudah bagus,” katanya. (Adv-DPRD/RH)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button