AdvertorialDPRD

DPRD Apresiasi Proyek Drainase di Sangatta Utara, Tekankan Manajemen Lalu Lintas

KUTAI TIMUR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur memberikan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam pembenahan drainase perkotaan di wilayah Sangatta Utara. Proyek ini mencakup lima titik utama, yaitu Jalan APT Pranoto, Jalan Wolter Monginsidi, daerah Kabo, Jalan Dayung, dan Jalan HM Ardans.

 

Anggota Komisi C (Bidang Pembangunan) DPRD Kutai Timur, Yuli Sappang, menekankan bahwa pembenahan drainase ini adalah investasi jangka panjang yang penting untuk meningkatkan infrastruktur dan kenyamanan warga Sangatta Utara. Namun, ia juga mengingatkan perlunya manajemen lalu lintas yang baik selama proses pengerjaan agar dampaknya terhadap aktivitas warga dapat diminimalisir.

 

“Kami meminta pemerintah untuk memastikan bahwa pengalihan arus lalu lintas dan dampak lainnya terhadap aktivitas warga dapat diatur dengan baik. Proyek ini penting untuk mengatasi permasalahan banjir yang selama ini mengganggu masyarakat,” ujar Yuli Sappang.

 

DPRD Kutai Timur juga mendorong agar Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memastikan kualitas pekerjaan dan penyelesaian proyek sesuai dengan target waktu, yaitu Agustus atau September tahun ini. Selain itu, Yuli Sappang mengimbau masyarakat di wilayah Sangatta Utara untuk bersabar dan memahami situasi ini demi kepentingan bersama.

 

“Kami akan terus memantau perkembangan proyek ini untuk memastikan bahwa hasilnya benar-benar efektif dalam mengatasi permasalahan banjir. Kami juga berharap masyarakat dapat mendukung proses ini dengan memahami situasi yang ada,” tegasnya.

 

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, pada Jumat 1 Maret 2024, melakukan peninjauan ke lokasi pengerjaan. Ia berharap masyarakat dapat memahami adanya pengalihan jalan sementara selama proses pembenahan drainase. “Pemerintah memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan meminta pemahaman warga atas situasi yang ada,” ujar Ardiansyah.

 

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutai Timur, Ade Sudrajat, menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan untuk mengendalikan aliran air dan mencegah banjir. “Respons warga sangat baik, meski ada rumah-rumah yang menjorok ke jalan. Mereka siap mendukung proyek ini dengan membongkar rumah untuk kelancaran drainase,” katanya.(Adv-DPRD/RH)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button