DPRD Kutai Timur Dukung Upaya Pengendalian Inflasi

KUTAI TIMUR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur memberikan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam mengendalikan inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri 1445 H. Dukungan ini disampaikan setelah Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang diadakan secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri.
Anggota Komisi C (Bidang Pembangunan) DPRD Kutai Timur, Yuli Sappang, memuji langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. “Kami mendukung sepenuhnya upaya Pemerintah Kabupaten untuk menjaga kestabilan harga menjelang Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya.
Yuli Sappang menambahkan bahwa DPRD akan terus mengawasi pelaksanaan program-program pengendalian inflasi. Ia berharap bahwa operasi pasar dan pasar murah yang diadakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Ketahanan Pangan dapat berjalan dengan efektif dan sesuai sasaran.
Anggota Komisi B (Bidang Perekonomian dan Keuangan) DPRD Kutai Timur, Alfian Aswad, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan petani lokal. “Kami menghargai bahwa inflasi di Kutai Timur masih terkendali berkat dukungan produksi lokal seperti beras, cabai, dan bawang merah. Ini menunjukkan pentingnya dukungan terhadap sektor pertanian,” jelasnya.
Menanggapi arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengenai pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 PNS, Alfian menegaskan bahwa DPRD siap mengawal pencairan anggaran. “Kami akan memastikan THR dibayarkan tepat waktu, paling lambat 10 hari sebelum Idulfitri, dan gaji ke-13 pada Juni 2024,” ujarnya.
Anggota Komisi B, Mohammad Ali, mendorong Pemerintah Kabupaten untuk melakukan pemantauan rutin terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar tradisional. “Kami mengapresiasi rencana peninjauan lapangan ke Pasar Sangatta Selatan dan Pasar Induk. Ini penting untuk memastikan tidak ada lonjakan harga yang memberatkan masyarakat,” tambahnya.
Terkait dengan kondisi ekonomi global, Ali mengimbau masyarakat untuk tetap waspada tetapi tidak perlu khawatir berlebihan. “Kita beruntung memiliki sentra produksi di Kecamatan Kaubun yang akan segera panen. Ini akan membantu menjaga ketersediaan beras dan bawang merah,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, Arfan, berharap berbagai upaya ini akan memungkinkan masyarakat Kutai Timur merayakan Ramadan dan Idulfitri dengan tenang tanpa beban lonjakan harga bahan pokok. Dengan dukungan penuh DPRD, diharapkan program-program pengendalian inflasi dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1445 H. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pengendalian inflasi ini. Dengan gotong royong, kita dapat menghadapi masa-masa ini dengan baik,” kata Arfan.(Adv-DPRD/RH)







