Kutai Timur

Menanam Harapan di Tanah Bermain: Komitmen Bersama untuk Anak Kutai Timur

Dari YurisTio Netizens.id

SANGATTA pagi itu tampak cerah. Suasana di kawasan Townhall PT Kaltim Prima Coal (KPC), Desa Swarga Bara, terasa berbeda dari biasanya. Taman bermain anak yang baru saja selesai dibangun menjadi pusat perhatian, tak hanya oleh masyarakat sekitar, tetapi juga oleh tamu istimewa dari Jakarta.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, datang langsung untuk meresmikan ruang bermain ramah anak tersebut. Ia melangkah dengan senyum hangat, menyapa anak-anak yang sudah tak sabar bermain di fasilitas baru itu.

“Menuju Indonesia Emas 2045, kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kolaborasi dan sinergi dengan banyak pihak, termasuk perusahaan lokal seperti KPC,” ujar Menteri Arifah di hadapan para undangan dan perwakilan perusahaan.

Baginya, ruang bermain bukan sekadar tempat bersenang-senang. Ia adalah simbol komitmen: bahwa masa depan anak-anak adalah urusan bersama. Ia menceritakan bagaimana pemerintah pusat telah meminta daerah untuk bekerja sama dengan swasta dalam menciptakan ruang publik yang aman dan inklusif bagi anak-anak.

Dan taman bermain yang kini berdiri megah di kawasan Townhall KPC adalah salah satu jawaban dari ajakan itu.

“Saya tidak menyangka fasilitasnya sebagus ini. Ini sudah melampaui standar. Artinya, perusahaan benar-benar serius berinvestasi pada generasi penerus bangsa,” lanjutnya dengan nada puas.

Di sudut taman, Hendro Ichwanto, Chief Operating Officer PT KPC, tampak mendampingi sang menteri. Ia menyampaikan bahwa ruang bermain ini bukan proyek pertama mereka. Selama beberapa tahun terakhir, PT KPC secara bertahap mengembangkan area-area ramah anak di lingkungan operasionalnya.

“Kami ingin memastikan anak-anak bermain di tempat yang aman, jauh dari lalu lintas dan risiko. Dan tentu saja, semua sesuai standar kementerian,” kata Hendro.

Menurutnya, ruang bermain ini hanyalah awal. Ia menyatakan kesiapan KPC untuk memperluas kolaborasi, tak hanya di lingkungan perusahaan, tetapi juga di seluruh wilayah Kutai Timur.

“Semoga kami bisa terus berkontribusi membangun lingkungan yang lebih baik untuk anak-anak di Kutim,” ucapnya, menutup pernyataan dengan optimisme.

Hari itu, tawa anak-anak mengisi udara. Mereka berlarian di antara wahana-wahana baru, mata mereka berbinar. Di balik senyum polos itu, tertanam harapan akan masa depan yang lebih cerah sebuah mimpi bersama yang kini mulai tumbuh dari tanah bermain.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button