UPT Kebersihan Sangatta Terapkan Sistem Tiga Shift untuk Atasi Penumpukan Sampah

KUTAI TIMUR (Netizens.id) – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan Sangatta terus berbenah dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di wilayah perkotaan. Salah satu terobosan yang diterapkan adalah sistem pengangkutan sampah dalam tiga shift setiap hari. Langkah ini bertujuan untuk mencegah penumpukan sampah yang terlalu lama di titik-titik pembuangan.
Kepala UPT Kebersihan Sangatta, Jurianto, mengatakan bahwa pengangkutan sampah kini dilakukan dalam tiga waktu, yakni pagi, siang, dan malam. Shift pertama dimulai pukul 06.00 WITA, shift kedua pukul 13.00 WITA, dan shift ketiga pukul 21.00 WITA.
“Intinya supaya sampah tidak sempat menumpuk terlalu lama. Jadi besoknya warga tidak lagi mengeluh soal bau atau kotor. Meski kadang setelah kami angkut, masih saja ada yang buang lagi. Tapi paling tidak kondisinya lebih terkendali,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/7/2025).
Selain sistem shift, UPT Kebersihan juga memperluas jangkauan layanan ke beberapa wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau akibat keterbatasan armada. Wilayah seperti Swarga Bara dan Kabo kini sudah mulai terlayani secara rutin.
“Penambahan shift ini berdasarkan evaluasi kondisi di lapangan. Kami melihat pola dan volume sampah terus meningkat, sehingga perlu respon yang cepat,” tambahnya.
Peningkatan kapasitas pengangkutan ini turut didukung oleh tambahan empat unit truk pengangkut yang diterima pada akhir 2023. Bantuan tersebut memperkuat armada yang sudah ada dan memungkinkan perluasan area layanan.
“Alhamdulillah, di akhir 2023 kami mendapat tambahan empat unit truk. Kalau tidak, mungkin akan kewalahan juga. Waktu itu masih dijabat almarhum Pak Armin sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup,” kenangnya.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan menjaga kebersihan kota secara berkelanjutan. (RH)







