DPRDKutai Timur

‎Warga Sandaran Keluhkan Akses Dasar, Ketua DPRD Kutim Dorong Pemanfaatan Energi Alternatif

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Warga Kecamatan Sandaran, salah satu wilayah pesisir yang masih masuk kategori daerah tertinggal di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), kembali menyuarakan keluhan mengenai keterbatasan akses kebutuhan dasar. Mulai dari listrik PLN, air bersih, hingga infrastruktur jalan, masih jauh dari harapan.

‎Seorang warga Desa Susuk, Kecamatan Sandaran, yang enggan disebutkan namanya, mengaku hingga kini masyarakat belum menikmati layanan listrik maupun air bersih. Selain itu, jalan penghubung di wilayah tersebut juga masih minim pengerasan.

‎“Benar, saya warga Susuk. Sampai saat ini di Kecamatan Sandaran belum ada listrik PLN yang masuk. Jalan juga masih tanah, belum ada aspal atau cor. Air bersih pun sama sekali belum tersedia,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Senin (8/9/2025).

‎Ia menambahkan, kondisi tersebut sudah berlangsung lama tanpa ada solusi nyata. “Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah agar Sandaran tidak terus tertinggal,” imbuhnya.

‎Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kutim, Jimmi, mengakui persoalan listrik, air bersih, dan infrastruktur dasar masih menjadi tantangan utama di Sandaran. Ia menyebut, keterbatasan jaringan listrik turut menghambat operasional PDAM dalam memenuhi kebutuhan air minum warga.

‎“Kita dorong PDAM agar menemukan formula terbaik dalam melayani masyarakat di pelosok, termasuk pemanfaatan energi alternatif,” jelas Jimmi.

‎Salah satu opsi yang dinilai realistis adalah penggunaan energi surya (solar cell) untuk penerangan maupun menggerakkan pompa air. Menurut Jimmi, solar cell lebih efisien dibanding genset berbahan bakar minyak yang biayanya tinggi.

‎“Investasi awal memang besar, tapi untuk jangka panjang solar cell lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tambahnya.

‎Namun, Jimmi menegaskan, realisasi solusi tersebut membutuhkan dukungan infrastruktur serta anggaran yang memadai. Ia berharap PDAM bersama pemerintah dapat secara bertahap mengimplementasikan program itu.

‎“Kalau infrastruktur dasar sudah terpenuhi, tentu akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Itu yang kita dorong bersama,” tutupnya.(Ty)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button