AdvertorialDPRD

Pembiayaan Daerah Kutai Timur 2025: Fokus pada Penyertaan Modal BUMD

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memaparkan rencana pembiayaan daerah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2025 pada sidang paripurna ke-20 DPRD Kutai Timur, Novel Tyty Paembonan, Ketua Fraksi Persatuan Indonesia Raya (PIR), menyoroti strategi pembiayaan daerah yang difokuskan pada penyertaan modal untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Menurut Nota Penjelasan RAPBD yang disampaikan pemerintah, penerimaan pembiayaan pada tahun 2025 diproyeksikan nol rupiah. Sementara itu, pengeluaran pembiayaan diestimasikan sebesar Rp15 miliar. Dana ini akan dialokasikan khusus untuk penyertaan modal daerah kepada BUMD.

“Pengeluaran pembiayaan sebesar Rp15 miliar menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah,” ungkap Novel Tyty Paembonan dalam pandangan umum Fraksi PIR. Ia menambahkan bahwa langkah ini harus disertai dengan strategi investasi yang jelas agar penyertaan modal memberikan manfaat maksimal bagi perekonomian daerah.

Meski tidak ada penerimaan pembiayaan, Fraksi PIR menilai pemerintah tetap perlu mempertimbangkan optimalisasi potensi pendapatan daerah lainnya. “Kami berharap pemerintah dapat menggali lebih banyak sumber pendapatan alternatif di masa depan, sehingga pembiayaan daerah tidak hanya bergantung pada belanja modal,” kata Novel.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan penyertaan modal kepada BUMD. “Setiap rupiah yang diinvestasikan harus memiliki dampak nyata terhadap pembangunan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Pandangan Fraksi PIR ini menjadi salah satu perhatian utama dalam pembahasan RAPBD 2025. Dengan alokasi anggaran yang terarah, diharapkan pengeluaran pembiayaan ini dapat meningkatkan kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di masa depan.

Sidang paripurna yang dihadiri oleh seluruh anggota DPRD Kutai Timur ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk membahas RAPBD lebih mendalam sesuai jadwal yang telah ditentukan. (Adv-DPRD/Ty)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button