Disdikbud Kutim Prioritaskan Peningkatan Literasi
KUTAI TIMUR, Netizens.id– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur menjadikan peningkatan literasi sekolah sebagai salah satu prioritas utama dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan. Program ini ditargetkan untuk meningkatkan nilai rapor sekolah sekaligus memastikan ketersediaan sarana baca yang memadai bagi siswa.
Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma Yuwinda, menjelaskan bahwa program peningkatan literasi sekolah dilaksanakan secara sistematis dengan fokus pada pemenuhan buku-buku pelajaran dan bahan bacaan. Hal ini merupakan bagian dari kewajiban pemerintah daerah dalam memenuhi standar pelayanan pendidikan.
“Tahun ini kita penuhi karena itu sudah sesuai. Ada kita juga program kerja SPM peningkatan literasi sekolah dengan nilai rapor sekolah untuk meningkatkan. Jadi memang diarahkan untuk menunjang sarana baca terutama buku sekolah itu dipenuhi satu pendidikan,” terang Irma seusai mengikuti Upacara Peringatan Hari Guru Nasional di halaman depan Kantor Sekretariat Daerah, Selasa (25/11/2025).
Program SPM peningkatan literasi ini tidak hanya sekadar menyediakan buku, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan budaya baca di lingkungan sekolah. Nilai rapor sekolah menjadi salah satu indikator keberhasilan program ini, dimana sekolah dengan literasi yang baik diharapkan memiliki nilai rapor yang lebih tinggi.
Kepala Bidang SD Pemkab Kutim, Uud Sudiharjo, menambahkan bahwa pemenuhan sarana baca ini mencakup berbagai jenis buku, mulai dari buku pelajaran sesuai kurikulum, buku pengayaan, hingga buku-buku referensi. Semua diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran yang berkualitas.
Irma menegaskan bahwa program ini sejalan dengan kebijakan nasional yang menekankan pentingnya literasi sebagai fondasi pendidikan. Di era digital seperti sekarang, literasi tidak hanya berarti kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga literasi digital dan literasi informasi.
“Kita menyesuaikan dengan pembelajaran yang e-learning dan coding, semua itu juga bagian dari literasi modern yang harus dikuasai siswa,” jelasnya.
Dengan adanya program SPM peningkatan literasi ini, Disdikbud Kutim optimis dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh. Literasi yang baik akan berdampak pada peningkatan prestasi akademik siswa dan kesiapan mereka menghadapi tantangan masa depan.
Ke depan, Disdikbud Kutim akan terus mengevaluasi pelaksanaan program literasi di setiap sekolah dan melakukan intervensi jika ditemukan sekolah yang masih memiliki tingkat literasi rendah. Target akhirnya adalah seluruh sekolah di Kutai Timur memiliki budaya literasi yang kuat dan berkelanjutan. (Adv-Kominfo/Qi)







