Peristiwa Daerah

Pekerja Tewas Mendadak di Jembatan Proyek Ruko

SAMARINDA, Netizens.id – Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia secara mendadak di atas jembatan kayu akses proyek pembangunan ruko di Jalan Harun Nafsi, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, Senin (2/2/2026) siang.

Korban yang diketahui bernama Asikin bin Mustakim (59), sesuai identitas beralamat di Desa Pojoksari, Ambarawa, Kabupaten Semarang, ditemukan tergeletak sekitar pukul 13.56 WITA.

Berdasarkan keterangan saksi, korban baru saja berencana memulai bekerja di lokasi tersebut, setelah sebelumnya menyampaikan permohonan ikut bekerja dengan mandornya.

Salah seorang warga di sekitar lokasi, Wanto, menuturkan bahwa korban sebelumnya sempat datang untuk melamar pekerjaan sebagai buruh bangunan. Setelah disetujui, korban berpamitan pulang sebentar untuk mengambil pakaian kerja.

“Beliau mau ikut kerja bangunan di proyek itu. Baru ambil pakaian, terus datang lagi. Belum sempat masuk ke lokasi, langsung rebah pas di jembatan,” jelas Wanto.

Senada dengan Wanto, seorang relawan Redkar, Fajar, menambahkan informasi dari pihak mandor proyek. Menurutnya, korban datang sekitar pukul 12.00 WITA untuk meminta pekerjaan dan diminta kembali pada pukul 14.00 WITA.

“Setelah almarhum kembali, dia memanggil pekerja di dalam karena pagar masih terkunci. Saat pekerja hendak membukakan pintu, almarhum sudah tergeletak,” kata Fajar. Saat ditemukan, korban membawa sebuah tas dan kantong plastik berisi makanan ringan serta kopi.

Warga dan mandor sempat memeriksa kondisi korban, namun denyut nadi sudah tidak terdeteksi. Kondisi ini dikonfirmasi kembali oleh petugas penjaga kamar jenazah RSUD Inche Abdoel Moeis yang kebetulan sedang melintas di lokasi kejadian.

Tim Inafis Polresta Samarinda bersama relawan PMI tiba di lokasi setelah menerima informasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jasad korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PMI menuju Kamar Jenazah RSUD Abdul Wahab Sjahranie dan tiba sekitar pukul 15.24 WITA.

Kasubnit Inafis Polresta Samarinda, Aiptu Harry Cahyadi, membenarkan adanya temuan warga yang meninggal dunia di wilayah Rapak Dalam tersebut. Meski belum memberikan rincian mendalam mengenai penyebab pasti kematian, pihaknya memastikan bahwa pihak keluarga korban di Jawa Tengah telah berhasil dihubungi.

“Keluarga almarhum sudah mengetahui (kejadian ini),” ujar Aiptu Harry singkat.

Kini jenazah masih berada di RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk proses pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.(mn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button