AdvertorialDPRD

Raperda Inisiatif DPRD Kutim Disahkan, 11 Desa Persiapan Jadi Definitif

KUTAI TIMUR – Sebelas Desa Persiapan yang masuk dalam Raperda inisiatif DPRD yang ada di beberapa Kecamatan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), akhirnya di sahkan dan berubah statusnya menjadi definitive atau tetap. Perubahan itu berdasarkan Peraturan Daerah yang baru disahkan oleh DPRD Kutim bersama Pemkab Kutim melalui Rapat Paripurna ke 10, Senin (6/6/2022).

Kesebelas Desa tersebut, yakni Desa Pinang Raya, Bukit Pandan Jaya, Sekurau Atas, Tepian Raya. Tepian Madani, Tepian Budaya, Kerayaan Bilas, Parianum serta Kelinjau Tengah, Jabdan dan Desa Miau Baru Utara.

Ketua Pansus dr. Novel Tyty Paebonan dalam laporannya mengatakan, pembentukan Perda dimaksud berdasarkan Undang-undang No 6 tahun 2014 tentang desa, Undang-undang no 23 tentang pemerintah daerah, Permendagri No 1 tahun 2017 tentang penataan desa tersebut, mengubah cara pandang pembangunan bahwa kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi tidak selamanya berada di kota atau perkotaan. UU tentang Desa mengantar kita agar dalam membangun Indonesia, haruslah dimulai dari Desa.

“Desa menjadi bagian terdepan dari upaya gerakan pembangunan yang berasal dari prakarsa masyarakat, guna mencapai kesejahteraan dan kemakmuran, sekaligus berkeadilan dan berkesinambungan,“ bebernya.

Kemudian, melalui surat keputusan Pimpinan DPRD No. 7 Tahun 2021 tentang pembentukan PANSUS, guna membahas RAPERDA tersebut bersama pemerintah sebagai bentuk pelaksanaan tugas konstitusi khususnya fungsi legislasi. Dalam prosesnya Pansus juga banyak melibatkan stekholder serta berupaya membuka pintu bagi aspirasi dan masukan dari berbagai kalangan. Baik masyarakat pada umumnya, maupun kalangan akademisi, Pegiat Pembangunan Desa, Organisasi/Asosiasi yang concern pada pembangunan masyarakat desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, Birokrasi, stakeholder lainnya.

“Kami tidak lupa menyampaikan terima kasih atas dukungan tokoh masyarakat, tokoh adat, kelompok masyarakat dan berbagai pihak yang setia ‘mengawal’ baik terlibat secara langsung maupun tidak langsung sehingga terwujudlah pembentukan 11 Desa ini,“ ucapnya.

Terakhir, politisi dari Partai Gerindra ini berharap, agar desa yang akan segera disahkan menjadi desa definitive ini, mampu menjadi desa yang mandiri secara sosial, berdaulat secara politik, berdaya secara ekonomi, bermartabat secara budaya, yang dikenal sebagai Catur Sakti Desa dan menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyatukan langkah menuju masyarakat yang sejahtera lahir dan batin. (Adv-DPRD/Tj)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button