AdvertorialDPRD

Kutai Timur: Abdi Firdaus Tegaskan Kinerja Anggota DPRD Tidak Hanya Diukur dari Publikasi

KUTAI TIMUR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Abdi Firdaus, menegaskan bahwa meskipun tidak selalu terekspos di media, anggota dewan DPRD Kutai Timur tetap bekerja. Bagi Abdi, yang terpenting bukanlah publikasi, tetapi dampak dari kegiatan yang dilakukan untuk masyarakat.

Abdi menambahkan bahwa kinerja dewan memiliki kaitan erat dengan tiga fungsi pokok DPRD, yaitu legislasi yang berhubungan dengan pembentukan peraturan daerah, anggaran yang berkaitan dengan APBD, dan pengawasan yang melibatkan pengontrolan pelaksanaan peraturan daerah dan kebijakan pemerintah daerah.

“Kami melakukan banyak pekerjaan di dewan, meskipun tidak secara langsung berinteraksi dengan masyarakat, tetapi hasil kinerja kami di DPRD memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Abdi.

Politisi Gerindra ini juga menambahkan bahwa sebagian besar kegiatan dewan memang lebih berfokus pada tiga fungsi pokok DPRD. Namun, hal ini tidak berarti bahwa tidak ada kegiatan dewan yang langsung berinteraksi dengan masyarakat.

Abdi menekankan bahwa kegiatan anggota dewan yang langsung berinteraksi dengan masyarakat telah diatur dalam kegiatan reses dewan. Dalam kegiatan tersebut, semua anggota dewan turun langsung ke masyarakat untuk mendengarkan aspirasi mereka.

“Dalam kegiatan reses, anggota dewan turun langsung ke masyarakat untuk mendengarkan aspirasi mereka,” tegasnya.

Abdi juga menegaskan bahwa prioritasnya bukanlah pencitraan, tetapi manfaat yang diberikan kepada konstituen. Baginya, sebagai wakil rakyat, ia merasa bertanggung jawab untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Yang penting bukanlah pencitraan, tetapi manfaat yang kami berikan kepada konstituen, karena kami memiliki amanah untuk mewakili aspirasi mereka,” tutupnya. (Adv/DPRD)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button