Opini

Terimakasih Teman-teman KKL STAIS Kutai Timur di Wahau dan Kongbeng

Oleh: Dr. Hartono
Dosen STAIS Kutai Timur & Direktur Lingkar Masyarakat Madani (LMM

SELAMA 45 hari, sejak 10 November hingga 23 Desember 2025, Wahau dan Kongbeng bukan sekadar menjadi lokasi Kuliah Kerja Lapangan/Kuliah Kerja Nyata (KKL/KKN) bagi mahasiswa STAIS Kutai Timur. Lebih dari itu, wilayah ini menjelma menjadi ruang belajar kehidupan, tempat bertemunya idealisme akademik dengan realitas sosial, serta wadah tumbuhnya kepedulian, empati, dan ikatan kemanusiaan yang tulus. Kehadiran mahasiswa di 11 desa yang tersebar di Kecamatan Wahau dan Kongbeng telah meninggalkan jejak bermakna, tidak hanya dalam bentuk program kerja, tetapi juga dalam ingatan dan hati masyarakat.

KKL/KKN merupakan salah satu pilar penting dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Namun, apa yang dilakukan oleh teman-teman mahasiswa STAIS Kutai Timur melampaui sekadar pemenuhan kewajiban akademik. Mereka hadir dengan semangat pengabdian, menyatu dengan denyut kehidupan warga desa, mendengarkan keluh kesah masyarakat, serta berupaya menghadirkan solusi sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan lokal. Dalam keterbatasan sarana dan waktu, mereka menunjukkan bahwa niat baik, kerja kolektif, dan keikhlasan adalah modal utama dalam membangun perubahan.

Beragam kegiatan telah dilaksanakan selama masa pengabdian tersebut. Mulai dari pendampingan masyarakat, pendidikan dan edukasi, advokasi sosial, hingga program-program teknis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga. Pengelolaan sampah berbasis kesadaran lingkungan, pelatihan pembuatan makanan ringan untuk mendukung ekonomi rumah tangga, pengembangan kerajinan lokal, serta berbagai kegiatan edukatif di sekolah dan ruang-ruang publik menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa. Program-program ini mungkin tampak sederhana, namun dampaknya terasa nyata karena lahir dari proses dialog dan kebersamaan dengan masyarakat.

Tidak kalah penting, kehadiran mahasiswa juga memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan para tokoh masyarakat. Komunikasi yang terbangun selama 45 hari tersebut melahirkan hubungan yang hangat dan produktif. Mahasiswa belajar memahami tata kelola desa, dinamika sosial, serta kearifan lokal yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat Wahau dan Kongbeng. Di sisi lain, pemerintah desa dan tokoh masyarakat melihat mahasiswa sebagai mitra, sebagai generasi muda terdidik yang membawa semangat pembaruan dan harapan masa depan.

Rentang waktu pengabdian yang cukup panjang tentu membentuk ikatan emosional yang kuat. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa kebersamaan selama 45 hari itu telah menumbuhkan rasa memiliki satu sama lain. Canda, tawa, diskusi, bahkan kelelahan yang dijalani bersama menjadi mozaik kenangan yang sulit dilupakan. Sangat mungkin, bahkan hampir pasti, bahwa setelah mahasiswa kembali ke kampus masing-masing, akan muncul rasa rindu, rasa kangen terhadap desa, terhadap anak-anak yang mereka dampingi, terhadap warga yang setiap hari menyapa dengan kehangatan khas pedesaan.

Rasa rindu itu sesungguhnya adalah tanda keberhasilan pengabdian. Ia menandakan bahwa relasi yang terbangun bukan relasi formal semata, melainkan hubungan kemanusiaan yang dilandasi empati dan kepercayaan. Masyarakat Wahau dan Kongbeng tidak memandang mahasiswa sebagai “tamu sementara”, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar yang pernah hadir, bekerja, dan berbagi harapan bersama.

Sebagai warga Muara Wahau sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 4 Desa Wanasari, saya, Dr. Hartono, menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh mahasiswa KKL/KKN STAIS Kutai Timur. Terima kasih atas karya, bakti, dan dedikasi yang telah kalian berikan. Terima kasih atas kesabaran dalam belajar bersama masyarakat, atas kerendahan hati dalam melayani, serta atas keberanian untuk turun langsung menghadapi realitas sosial yang tidak selalu mudah.

Pengabdian ini mungkin telah usai secara administratif, tetapi nilai-nilai yang kalian tanamkan akan terus hidup. Semoga

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button