Personel Damai Cartenz Bimbing Anak Papua Belajar

JAYAPURA, Netizens.id – Halaman Gereja GKI Gloria di Kampung Koya Tengah, Distrik Muara Tami, mendadak riuh oleh gelak tawa anak-anak, Selasa (3/2/2026). Di bawah langit Jayapura, suasana kaku yang biasa melekat pada aparat keamanan luruh, berganti dengan kehangatan proses belajar sambil bermain.
Personel Operasi Damai Cartenz 2026 hadir bukan untuk berpatroli dengan senjata, melainkan membawa buku dan motivasi. Kegiatan edukatif ini dipimpin oleh Ipda Andi Mappanyompa, yang didampingi oleh sejumlah personel, termasuk Bripda Rahmad Fajar.
Bripda Rahmad, personel Bidhumas Polda Kaltim yang baru saja bergabung dalam penugasan BKO (Bawah Kendali Operasi) di Tanah Papua, tampak luwes berbaur. Ia terlihat mendampingi anak-anak Taman Baca Kampung Koya Tengah mengeja huruf, menghitung angka, hingga memberikan kuis interaktif yang memicu rasa percaya diri mereka.
“Kami ingin mereka berani bermimpi besar. Kehadiran kami di sini untuk memastikan bahwa masa depan mereka harus lebih cerah,” ungkap salah satu personel di sela-sela kegiatan.
Apresiasi dari Hati Masyarakat
Kehadiran Polri di tengah kampung ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Maria Yoku, salah satu warga, tidak dapat menyembunyikan rasa senangnya melihat anak-anak di kampungnya begitu bersemangat.
“Kami merasa senang dan terbantu dengan kehadiran bapak-bapak polisi. Anak-anak jadi lebih bersemangat belajar dan terlihat gembira,” ujar Maria tulus.
Keamanan Melalui Pendekatan Hati
Secara terpisah, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa stabilitas keamanan di Papua tidak hanya dibangun lewat barikade pengamanan, tetapi melalui kehadiran yang menyentuh hati.
“Pendekatan persuasif dan humanis adalah strategi utama kami. Stabilitas keamanan dibangun melalui kehadiran Polri yang bermanfaat lewat kegiatan sosial dan kemanusiaan,” tegas Brigjen Faizal.
Dukungan serupa datang dari daerah asal personel. Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto, menyatakan kebanggaannya atas dedikasi personelnya di medan tugas. Menurutnya, keterlibatan personel Polda Kaltim di Papua adalah misi perdamaian.
“Kehadiran personel kami diharapkan tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi menjadi jembatan yang mempererat hubungan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan positif,” pungkas Kombes Yuliyanto.
Melalui buku dan tawa di halaman gereja ini, Operasi Damai Cartenz kembali menegaskan bahwa menjaga kedamaian di Papua bisa dimulai dari satu langkah sederhana: merangkul generasi penerusnya.(rls/mn)







