Olahraga

Lepas Jabatan di KONI, Eks Pengurus Kaltim Pilih Terjun Langsung Bina Atlet Jelang PON Bela Diri

SAMARINDA – Pergantian kepengurusan di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur ternyata tidak memadamkan semangat para pengurus lamanya untuk terus berkontribusi. Para mantan pengurus yang tergabung dalam “Forum Eks Pengurus KONI Kaltim” kini memilih jalur berbeda dengan turun langsung membina atlet di masing-masing cabang olahraga (cabor).

Langkah ini diambil sebagai bentuk nyata dedikasi mereka dalam mengawal kesiapan atlet menghadapi berbagai kompetisi nasional, termasuk agenda terdekat yaitu PON Bela Diri di Manado pada Agustus mendatang.

Juru Bicara Forum Eks Pengurus KONI Kaltim, H. Zulkarnaen, menyampaikan bahwa perhatian mereka saat ini tertuju sepenuhnya pada pendampingan atlet secara intensif. Menurutnya, capaian prestasi di lapangan menjadi barometer sejati dari pengabdian mereka selama ini di dunia olahraga.

“Kami kembali fokus ke cabor masing-masing. Fokus kami tunggal: bagaimana atlet kita bisa terus berkembang dan juara. Segala dinamika organisasi biarlah menjadi bagian sejarah, kini saatnya kita bicara teknis prestasi,” ungkap Zulkarnaen saat ditemui di sela pertemuan rutin forum di Samarinda, Selasa (30/6/2026).

Zulkarnaen, yang saat ini memimpin Pengprov Muaythai Indonesia Kaltim, meyakini bahwa jam terbang mereka selama menjabat di KONI merupakan aset berharga untuk memberi masukan strategis kepada para pelatih dan atlet di lapangan.

Mengedepankan Kolaborasi, Bukan Persaingan

Forum ini menyatakan keterbukaannya untuk merangkul dan bersinergi dengan jajaran pengurus KONI Kaltim periode 2026–2030. Mereka menempatkan diri sebagai mitra strategis yang siap berperan sebagai penghubung sekaligus konsultan apabila diperlukan oleh kepengurusan baru.

“Kami tidak ingin berjalan sendiri. Kami justru ingin membangun hubungan harmonis dengan KONI yang sekarang. Prinsipnya saling melengkapi dan menguatkan. Sinergi ini diperlukan agar kebutuhan atlet di tiap cabor, terutama yang akan bertanding di PON, bisa terakomodir dengan baik,” lanjut Zulkarnaen.

Sebagai wujud komitmen menjaga mutu olahraga di Bumi Etam, forum ini secara konsisten menggelar diskusi mingguan. Pertemuan berkala tersebut menjadi ruang bertukar pikiran guna mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi cabor-cabor di Kaltim.

Berbekal pengalaman panjang dalam pengelolaan organisasi olahraga, forum ini diharapkan mampu menjadi penopang yang kokoh bagi KONI Kaltim. Inisiatif semacam ini pun dipandang sebagai contoh positif bagi dunia olahraga daerah, di mana pengalaman dan senioritas para mantan pengurus tetap dimanfaatkan secara optimal demi mengangkat prestasi Kaltim, baik di kancah nasional maupun internasional. (rd/mn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button