Peristiwa Daerah

Petugas Sensus BPS Samarinda Tewas Ditabrak Pickup yang Selip di Tikungan Jalan Anggana

SAMARINDA –  Duka menyelimuti keluarga besar Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda. Seorang pegawainya, AP (23), meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas saat menjalankan tugas negara di Jalan Poros Samarinda–Anggana, Kecamatan Sambutan, pada Kamis (23/7/2026) sore, sekitar pukul 15.00 Wita.

Korban tengah menuju lokasi pendataan Sensus Ekonomi di kawasan Makroman ketika kendaraannya terlibat tabrakan dengan mobil pick up bernomor polisi KT 8220 NV yang melaju dari arah berlawanan.

Berangkat Bersama, Berpisah untuk Selamanya

Tri Subagiyo, rekan sekantor korban, menceritakan bahwa keduanya sebenarnya menuju tempat yang sama, yakni Yonzipur di Makroman, untuk melaksanakan sensus ekonomi. Namun keduanya berangkat secara terpisah. Tri mengaku sempat lebih dulu melintasi jalur tersebut sebelum mendengar kabar adanya kecelakaan — yang ternyata menimpa rekan kerjanya sendiri.

Jalan Menikung dan Licin Jadi Pemicu

Menurut keterangan di lokasi kejadian, mobil pick up yang dikemudikan NI (26) melaju dari arah Makroman menuju Samarinda. Di sebuah ruas jalan menurun yang menikung ke kanan, kondisi aspal yang basah akibat hujan membuat kendaraan tersebut kehilangan kendali dan selip.

NI mengaku telah berusaha mengerem dan mengendalikan mobilnya, namun jarak yang terlalu dekat membuat upayanya sia-sia. Kendaraan itu pun oleng ke jalur lawan dan menghantam sepeda motor Yamaha NMax berpelat KT 2371 BAH yang dikendarai AP dari arah berlawanan.

Benturan keras membuat AP terpental ke pinggir jalan dengan luka fatal di bagian belakang kepala, yang menyebabkannya meninggal di tempat. Mobil pick up yang masih belum terkendali kemudian terus melaju hingga akhirnya terperosok ke dalam jurang di tepi jalan.

Warga dan Relawan Bantu Evakuasi

Kejadian ini langsung menarik perhatian warga sekitar dan pengendara yang melintas. Mereka berupaya memberi pertolongan pertama sebelum petugas kepolisian dan tim ambulans relawan tiba di lokasi.

Jenazah AP dibawa oleh ambulans Satria Sambutan ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, sementara dua orang lainnya yang berada di kabin pick up mendapat penanganan dari tim ambulans PWI Kaltim Peduli.

Unit Gakkum Satlantas Polresta Samarinda kini tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengusut lebih lanjut penyebab pasti kecelakaan yang merenggut nyawa petugas sensus muda tersebut. (mn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button