Percepat Penurunan Stunting, Satbrimob Polda Kaltim Bagikan Bantuan Nutrisi Tambahan Bayi

BALIKPAPAN – Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Timur memberikan bantuan nutrisi tambahan berupa susu formula Biostime kepada balita yang berada di Jalan Mulawarman RT 39 Kelurahan Manggar Balikpapan Timur Kota Balikpapan. Kegiatan sosial ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting. Rabu (03/01/2024).
Penyerahan bantuan nutrisi tambahan bagi bayi berupa susu formula ini dilaksanakan usai apel siaga pagi di oleh personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim.
“Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami membantu penanganan kasus stunting di Kaltin khususnya di Kota Balikpapan,” kata Danyon A Pelopor Kompol Iwan Pamuji, S.H.
Danyon A Pelopor juga menyampaikan, bahwa pihaknya menaruh perhatian khusus dalam membantu penanganan stunting di Kalimantan Timur sesuai dengan arahan Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H. kompol Iwan juga menyampaikan bahwa dalam giat sosial yang dilakukan tersebur dirinya juga menghimbau agar orang tua yang memiliki anak bayi ataupun balita untuk memperhatikan gizi dan asupan nutrisi yang diberikan. Sehingga stunting dapat diminimalisir
“Kami terus berperan aktif dan berupaya membantu supaya stunting ini bisa berkurang di Kota Balikpapan,” tambahnya
Dikonfirmasi terpisah, Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa kegiatan Brimob Peduli Stunting merupakansalah satu program yang dilaksanakan oleh Brimob Polda Kaltim sebagai upaya dalam mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah Kalimantan Timur.
Dalam program tersebut jelasnya, penanganan permasalahan gizi terhadap ibu hamil, menyusui dan anak penderita stunting menjadi sasaran prioritas kegiatan. Melalui program ini juga, imbuh Dansat, sasaran prioritas kegiatan mendapat tambahan asupan gizi sesuai kebutuhan yang diperlukan.
“Gizi anak sejak dalam kandunganharus menjadi perhatian, ibunya harus makan makanan yang bergizi. Minum susu, makan telur, sayur-sayuran yang cukup, sehingga anak dalam kandungan itu sehat dan cerdas. Itu salah satu yang tengah kami coba galakkan melalui program Brimob Peduli Stunting. Karena penanganan stunting ini perlu perhatian khusus mengingat dampaknya pada generasi penerus bangsa,” pungkas Andy Rifai.(*/Hms Brimob Kaltim)







