AdvertorialPemerintahan

Tantangan Dinsos Kutai Timur Hadapi Kekurangan Tenaga Pekerja Sosial

KUTAI TIMUR – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Timur menghadapi tantangan yang berarti akibat kekurangan tenaga pekerja sosial, sebuah posisi yang mendukung penanganan berbagai permasalahan sosial. Saat ini, Dinsos hanya memiliki dua orang tenaga khusus dalam bidang pekerjaan sosial, sebuah formasi yang memerlukan keahlian khusus dan pendidikan tertentu.

Dr. Ernata, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur, menyampaikan kesulitan dalam merekrut tenaga pekerja sosial, mengingat formasi ini membutuhkan keahlian dan pendidikan yang spesifik.

Pihaknya Menambahkan setiap pelaksanaan rekrutmen CPNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Dinsos belum mendapat pegawai yang memiliki kemampuan sebagai pekerja sosial.

“Memang kami kesulitan mendapat tenaga pekerja sosial, formasi ini memang khusus. Dia punya skill khusus dan juga pendidikannya tertentu,” ujarnya.

Kata dia, sebagai upaya agar kinerja Dinsos bisa berjalan maksimal, pihaknya memberikan pelatihan khusus kepada seluruh SDM atau pegawai yang ada di Dinas Sosial. Pelatihan itu soal kinerja yang dilakukan oleh pekerja sosial. Harapannya, meski karyawan di Dinsos bulan dari lulusan pekerja sosial, namun mereka bisa bekerja seperti pekerja sosial.

“Jadi karyawan yang bukan lulusan pekerja sosial itu kami berikan pelatihan. Harapannya mereka bisa bekerja secara maksimal dan sesuai dengan standarnya,” katanya.

Ia juga menambahkan, sebagai pekerja sosial harus memiliki kemampuan khusus untuk menangani berbagai masalah sosial, seperti orang gila, terlantar, disabilitas, dan lain sebagainya. (Adv/Kominfo/R)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button