Danau Gelumbang, Ikon Wisata Muara Bengkal yang Tetap Berair Saat Kemarau
KUTAI TIMUR – Danau Gelumbang di Desa Muara Bengkal Ulu, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur, menjadi salah satu potensi wisata alam yang dimiliki wilayah tersebut. Keberadaan danau ini bahkan tercatat dalam data pariwisata Kalimantan Timur sebagai objek wisata di Desa Muara Bengkal Ulu. Plt Sekretaris Camat Muara Bengkal, Ahyar, mengatakan Danau Gelumbang memiliki karakteristik yang dinilai menjadi daya tarik tersendiri. Menurutnya, permukaan air danau relatif bertahan meski wilayah Muara Bengkal memasuki musim kemarau.
“Danau itu keistimewaannya, walau musim kemarau airnya tetap, tidak ada kurang,” kata Ahyar.
Selain kondisi alamnya, Danau Gelumbang selama ini menjadi tempat masyarakat bersantai dan berkumpul. Lokasinya yang berada di sekitar jalur utama juga membuat kawasan tersebut relatif mudah dijangkau masyarakat.
Keberadaan aktivitas masyarakat di kawasan danau turut tercatat dalam dokumentasi pemerintah daerah. Pada 2021, misalnya, Dermaga Gelumbang di Desa Muara Bengkal Ulu disebut sebagai lokasi warga berkumpul dan bersantai.
Potensi Danau Gelumbang tidak hanya berkaitan dengan wisata. Penelitian mengenai usaha perikanan di Muara Bengkal juga mencatat danau tersebut pernah dimanfaatkan masyarakat untuk budidaya ikan betutu dalam karamba. Hal ini menunjukkan kawasan danau memiliki fungsi ekonomi selain sebagai ruang rekreasi masyarakat.
Dokumen kajian Pemprov Kalimantan Timur juga memasukkan wisata Danau Gelumbang sebagai salah satu potensi pengembangan Kecamatan Muara Bengkal, bersama sektor perkebunan dan perikanan.
Ahyar menyebut kawasan Danau Gelumbang pernah menjadi lokasi kegiatan olahraga triathlon. Saat ini, sejumlah fasilitas di sekitar danau, termasuk area yang oleh masyarakat disebut sebagai dermaga serta lapak UMKM, masih dikelola pemerintah desa.
Menurutnya, potensi tersebut masih dapat dikembangkan lebih jauh melalui dukungan pemerintah kabupaten, sehingga Danau Gelumbang tidak hanya menjadi tempat berkumpul warga, tetapi juga berkembang sebagai destinasi wisata dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Pengembangan fasilitas, promosi wisata, serta penguatan UMKM di sekitar danau dinilai dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan manfaat ekonomi kawasan bagi masyarakat Muara Bengkal. (Adv-kominfo/Ad)







