AdvertorialKominfo

Lulusan Perguruan Tinggi Muara Bengkal Banyak Tak Kembali, Pengembangan SDM Jadi Tantangan

KUTAI TIMUR – Persoalan sumber daya manusia menjadi salah satu tantangan pembangunan di Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur. Pemerintah kecamatan menyoroti fenomena lulusan perguruan tinggi asal Muara Bengkal yang setelah menyelesaikan pendidikan memilih menetap di luar daerah, sehingga tidak banyak yang kembali dan berkontribusi di kampung halaman.

Plt Sekretaris Camat Muara Bengkal, Ahyar, mengatakan kondisi tersebut menjadi persoalan tersendiri bagi pengembangan sumber daya manusia di tingkat kecamatan maupun desa.
“Anak-anak Muara Bengkal ini pintar-pintar semua, tapi setelah jadi sarjana bukannya pulang membangun desa, malah bermukim di Samarinda,” ujar Ahyar.

Menurut Ahyar, keterbatasan fasilitas pendidikan di tingkat menengah turut mendorong anak-anak Muara Bengkal melanjutkan pendidikan ke luar daerah. Setelah menyelesaikan pendidikan tinggi, sebagian kemudian memilih menetap di kota tempat mereka menempuh pendidikan atau mencari pekerjaan di daerah lain.

Data satuan pendidikan Kemendikdasmen yang tersedia menunjukkan Kecamatan Muara Bengkal memiliki satu SMA dan satu SMK pada jenjang pendidikan menengah. Salah satunya adalah SMKN 1 Muara Bengkal yang berada di Desa Muara Bengkal Ulu.

Kondisi tersebut membuat sebagian lulusan harus meninggalkan kecamatan untuk melanjutkan pendidikan, terutama ketika memilih program studi yang tidak tersedia di daerah. Setelah menyelesaikan kuliah, kesempatan kerja dan jenjang karier di kota besar juga dapat menjadi pertimbangan untuk tidak segera kembali.

Ahyar mengatakan persoalan itu tidak hanya terjadi pada lulusan umum. Ia menyinggung adanya lulusan bidang kedokteran asal Muara Bengkal yang kemudian mengabdi di luar daerah.

Menurutnya, diperlukan upaya untuk menciptakan lingkungan yang membuat lulusan perguruan tinggi tertarik kembali. Selain peluang pekerjaan, pembangunan fasilitas pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan sektor ekonomi dinilai penting agar anak-anak daerah memiliki alasan untuk kembali dan mengembangkan kampung halaman.

Pemerintah kecamatan berharap penguatan kualitas sumber daya manusia berjalan beriringan dengan pembangunan wilayah. Dengan demikian, pendidikan tinggi yang ditempuh anak-anak Muara Bengkal tidak hanya membuka peluang mobilitas bagi individu, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi pembangunan desa dan kecamatan. (Adv-kominfo/Ad)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button