AdvertorialDPRD

Tahapan Raperda Perlindungan Perempuan, Asti: Akan Dibahas dengan Organisasi Perempuan

KUTAI TIMUR – Raperda inisiatif DPRD Kutai Timur (Kutim), tentang perlindungan perempuan semakin digeluti. Hingga saat ini panitia khusus (pansus) Raperda tersebut telah membahas setiap pasal yang ada.

Wakil Ketua 1 DPRD Kutim, Asti Mazar menyebut, dengan digulirkannya Raperda Perlindungan Perempuan, dapat bermanfaat secara konkret di kalangan masyarakat. Mengingat, rentetan kasus yang menimpa perempuan di kabupaten ini kerap kali terjadi.

“Pembahasan di internal pansus sudah berjalan beberapa kali. Bahkan kami sudah membahas pasal per pasal,” ujarnya.

Kata dia, Raperda ini sangatlah serius, pasalnya, peraturan ini dapat mencegah dan mengakhiri segala bentuk diskriminasi terhadap kaum perempuan. Termasuk segala bentuk kekerasan terhadap kaum perempuan yang bisa terjadi di ruang publik mau pun pribadi.

“Perda ini sangat dinantikan dan dibutuhkan sebagai payung hukum perlindungan perempuan, khususnya di Kutim. Ada berbagai kasus di Kutim antaranya kasus kekerasan seksual, kekerasan fisik, hingga eksploitasi. Nah ini yang kami harap bisa turun bahkan tidak ada lagi kasus serupa,” harap Bendahara Golkar Kutim itu.

Asti mengatakan pansus telah menggelar rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait perihal pembahasan poin penting Raperda itu.

“Terakhir kemarin kami rapat dengan OPD terkait dan Kamis nanti agendanya publik hearing dengan semua organisasi peremupuan yang ada di Kutim,” pungkasnya. (Adv-DPRD/YM)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button