Pentingnya Pemahaman Aplikasi SIKS-NG bagi Operator Desa di Kabupaten Kutai Timur

KUTAI TIMUR – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendorong semua operator desa untuk memiliki pemahaman mendalam terhadap aplikasi SIKS-NG. Aplikasi ini, yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos), menjadi kunci dalam proses verifikasi dan validasi data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), khususnya data warga miskin yang mendapatkan program bantuan dari Pemerintah.
Dr. Ernata, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur, menekankan bahwa pemahaman terhadap cara menggunakan aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial- Next Generation (SIKS-NG) menjadi hal yang penting bagi operator desa. Mereka telah diberikan pelatihan untuk menguasai proses penginputan data warga tidak mampu atau warga miskin melalui aplikasi tersebut.
Semua proses usulan bantuan sosial datangnya dari desa dan kelurahan yang tentunya memerlukan operator desa. Karena ada perubahan tata cara input usulan bansos dan verifikasi kelayakan terbaru di Aplikasi SIKS-NG.
“Operator itu harus paham bagaimana menggunakan aplikasi ini. Karena, input dan pengurangan data penerima bantuan itu melalui aplikasi ini,” kata dia.
Ia menyebut, aplikasi SIKS-NG dibuat untuk mengolah dan memperbarui basis data terpadu yang dapat diakses oleh operator desa dan dinas sosial di kabupaten dan provinsi Se-Indonesia. Operator desa bertugas melakukan verifikasi dan validasi data kemiskinan secara akurat, up to date dan terintegrasi.
“Data warga miskin itu akan selalu update, dan ini merupakan tugas dari seorang operator yang ada di setiap Desa,” ucapnya.
Ia menambahkan, Dinsos akan rutin melainkan pertemuan dengan operator yang membahas tentang aplikasi SIKS-NG. Dengan harapan bisa mencapai tujuan sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2010 tentang percepatan penanggulangan kemiskinan. (Adv/Kominfo/R)







