AdvertorialDPRD

Komis A Dukung Program Merdeka Belajar

K‎UTAI TIMUR – Menanggapi program Merdeka Belajar, Komisi A DPRD Kutim melalui Dr Novel Tity Paembonan menegaskan pihaknya sangat mendukung program tersebut. Ia mengatakan bahasa menunjukkan peradaban dan budaya serta tradisi yang harus dilestarikan.

 

Ia mengatakan jika bahasa daerah termasuk dalam kondisi kritis, maka bersama bahasa daerah itu, budaya dunia dan sistem pengetahuan leluhur ikut terancam punah. Tujuan dilakukannya perlindungan dan pelestarian bahasa daerah, katanya adalah menjamin hak masyarakat adat untuk melestarikan, merevitalisasi, dan mempromosikan bahasa mereka, dan mengarusutamakan keragaman bahasa dan multibahasa ke dalam semua pembangunan berkelanjutan yang berjalan.

 

Sehingga, menurut Novel, bahasa daerah yang merupakan salah satu ikon multi kultural Indonesia dapat terjaga. Dirinya juga mengapresiasi kepekaan dari pemerintah pusat melalui kemendikbudristek yang menurutnya cukup peka dan tegas mengambil sikap untuk memproteksi bahasa daerah.

 

“Mari kita jaga kelestarian bahasa daerah kita masing-masing. Tetap lestarikan dan jangan sampai punah,” ajaknya.

 

Politisi Partai Gerindra ini juga berharap kemajuan tekhnologi yang aada saat ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendukung penggunaan dan pelestarian bahasa daerah yang telah dicaangkan oleh pemerintah melalui dunia pendidikan.

 

Dirinya juga menyebut bahwa program merdeka belajar melalui pendidikan bahasa daerah merupakan bagian dari menciptakan generasi yang cinta, dan punya karakter terhadap dirinya. Karena itu, kembali ke bahasa daerah menjadi bagian dari upaya kita (pemerintah) untuk mencetak anak-anak berkarakter.

“Kita harus memastikan bahwa teknologi digital mendukung penggunaan dan pelestarian bahasa dan keragaman bahasa ini,jangan sampai berdampak sebaliknhya,” ujarnya.(Adv/DPRD/De)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button