AdvertorialDPRD

Bahasa Kutai Jadi Mata Pelajaran di Sekolah, Novel: Kami Mendukung

KUTAI TIMUR – Pengajaran Bahasa Kutai di sekolah dan menjadi salah satu mata pelajaran didukung oleh anggota Komisi A DPRD Kutim Dr Novel Tity Paembonan. Karena menurutnya hal tersebut merupakan salah satu cara revitalisasi bahasa daerah memang perlu dilakukan.

Karena saat ini menurutnya para penutur bahasa daerah juga sudah minim dan memang diperlukan untuk menggunakan dan mewariskan bahasa ke generasi berikutnya. Sehingga khazanah kekayaan budaya, pemikiran, dan pengetahuan akan bahasa daerah tidak terancam punah.

”Mata pelajaran bahasa daerah ini dalam teknis yang saya ketahui dalam penerapannya melakukan metode yang dinamis, adaptif, regenerasi dan merdeka berkreasi. Saya kira ini hal yang patut didukung untuk dikembangkan,” terangnya

Dr Novel juga menjelaskan bahwa metode dinamis yang dimaksudnya yaitu berorientasi pada pengembangan dan bukan sekedar memproteksi bahasa. Adaptif dengan situasi lingkungan sekolah dan masyarakat. Regenerasi dengan fokus pada penutur muda di tingkat sekolah dasar dan menengah, serta merdeka berkreasi dalam penggunaan bahasanya.

Tidak hanya itu, dirinya juga menyampaikan adanya program pelatihan guru-guru bahasa daerah yang dilakukan oleh OPD terkait dengan mengadopsi prinsip fleksibilitas, inovatif, kreatif, dan menyenangkan yang berpusat kepada siswa. Mengadaptasi model pembelajaran sesuai dengan kondisi sekolah masing-masing, serta membangun kreativitas melalui bengkel bahasa dan sastra.

“Hal ini mengarah pada kegiatan belajar mengajar yang lebih aktif. Nanti siswanya diharapkan bangga menggunakan bahasa daerah dalam komunikasi. Didorong untuk mempublikasikan hasil karyanya, ditambah liputan media massa dan media sosial, dan didorong untuk mengikuti festival berjenjang di tingkat kelompok/pusat pembelajaran, kabupaten/kota, dan provinsi,hal ini tentunya upaya yang baik dalam hal menjaga bahasa daerah,” jelasnya. (Adv/DPRD/Q)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button