AdvertorialPemerintahanPendidikan

Muatan Lokal Bahasa Kutai Diajarkan di Sekolah-Sekolah Kutai Timur

KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah menerapkan muatan lokal bahasa Kutai dalam proses pembelajaran di sekolah-sekolah. Muatan lokal ini mulai diterapkan pada tahun ajaran baru 2023-2024 dan diajarkan dari sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP).

 

Penerapan bahasa Kutai sebagai muatan lokal bertujuan untuk melestarikan bahasa Kutai sebagai warisan budaya dan identitas masyarakat Kutai Timur. Selain itu, diharapkan melalui muatan lokal ini, peserta didik dapat memahami bahasa daerah dan tetap mengikuti perkembangan teknologi yang ada.

 

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur juga menyiapkan buku pelajaran bahasa Kutai secara gratis bagi peserta didik. Dengan demikian, diharapkan kesempatan baik ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh peserta didik.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur, Mulyono, mengatakan bahwa kebijakan penerapan muatan lokal bahasa Kutai telah mendapat persetujuan dari Bupati Kutim. Mulyono juga menyampaikan bahwa selain bahasa Kutai, bahasa daerah lain di Kalimantan Timur, seperti bahasa Paser dan Berau, juga akan dikembangkan menjadi muatan lokal.

 

“Sudah kami terapkan, untuk pelajar jenjang SD dan juga SMP. Kebijakan ini sudah mendapat persetujuan dari Bupati Kutim,” ucap Mulyono.

 

Penerapan muatan lokal bahasa Kutai di sekolah-sekolah Kutai Timur merupakan langkah positif dalam upaya pelestarian bahasa daerah dan identitas budaya masyarakat Kutai Timur. Muatan lokal ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap bahasa daerah dan mendorong mereka untuk terus melestarikan budaya daerah.

 

“Bahasa Kutai adalah bagian dari budaya kita, sehingga dapat memberi warna dalam kehidupan masyarakat Kukar dan memahami Bahasa Kutai,” tuturnya. (Adv/Komifo/Ty)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button