Pendidikan Pasca Pandemi: Perhatian Khusus dan Tanggung Jawab Bersama

KUTAI TIMUR – Sektor pendidikan membutuhkan perhatian dan alokasi yang khusus. Hal ini dikarenakan pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan dan merupakan tanggung jawab bersama semua pihak.
Yan Ipuy, anggota DPRD Kutai Timur, menyampaikan hal tersebut dalam konfirmasinya terkait sektor pendidikan baru-baru ini. Menurutnya, pemerintah wajib mengutamakan pendidikan karena memiliki peran kunci dalam pembangunan dan kelangsungan hidup bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, legislator dari Partai Gerindra ini menyebut bahwa pandemi telah mengajarkan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru, tetapi tanggung jawab semua pihak. Menurutnya, hal ini adalah hikmah yang harus diambil.
“Termasuk dalam bekerja dengan teknologi informasi (TI). Namun, perlu diingat bahwa TI dapat memberikan manfaat sekaligus risiko. Oleh karena itu, hal ini harus menjadi perhatian kita semua,” ungkapnya.
Ipuy menekankan bahwa pendidikan juga harus didukung dengan bangunan dan fasilitas yang baik, terutama bangunan sekolah dan Tempat Pengajaran Alquran (TPQ) untuk memperkuat sisi spiritual anak-anak. Menurutnya, kondisi sarana dan prasarana yang mendukung harus disertai dengan anggaran yang memadai dan didukung oleh tenaga pengajar yang kompeten dan unggul.
Menurut Ketua Komisi D DPRD ini, hal-hal tersebut merupakan elemen yang tak terpisahkan dalam bidang pendidikan. Dengan adanya tenaga pengajar yang berkualitas, metode pengajaran yang diberikan akan optimal dan berdampak pada kualitas peserta didik.
“Pasca pandemi ini, pendidikan termasuk TPQ perlu mendapatkan perhatian. Pembangunan karakter anak sangat penting, terutama melalui pendidikan keagamaan,” tambahnya. (Adv/DPRD)







