Gerakan Pangan Murah Digelar 10 Oktober di Kantor Camat Sangatta Utara, Kembali Dilaksanakan Desember
KUTAI TIMUR– Dinas Ketahanan Pangan (Diskepang) Kutai Timur (Kutim) bersama Bulog menyiapkan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada tanggal 10 di Kantor Camat Sangatta Utara. Kegiatan serupa direncanakan digelar kembali pada Desember, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepala Diskepang Kutim, Dyah Ratna Ningrum, mengatakan jumlah kegiatan tahun ini dibatasi dua kali berdasarkan hasil komunikasi dengan Bulog. Komoditas yang dijual belum pasti. Pada pelaksanaan sebelumnya, barang yang dijual berupa beras, minyak, dan gula. “Kita lihat yang datang hari Senin itu barangnya apa, karena kita bermohon ke Bulog,” ujarnya.
Barang yang dijual berasal dari Bulog dan dilepas di bawah harga pasar. Dyah menegaskan GPM tidak dikhususkan bagi warga miskin. Tujuannya untuk pengendalian harga, sehingga semua warga dapat membeli.
Ia menilai GPM sangat efektif menekan laju inflasi. Menurutnya, Kutim tidak pernah masuk daftar daerah dengan inflasi yang melampaui batas. Kondisi itu juga menjadi salah satu indikator yang menjaga Kutim di zona hijau Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan.
Dyah mengakui harga bahan pokok pasti naik pada momen Nataru, Idulfitri, dan Iduladha, berapa pun pasokan yang tersedia. Kenaikan itu dinilainya wajar, masih terjangkau, dan menjadi tren tahunan. Karena itu GPM kedua pada Desember dirancang untuk meredam lonjakan harga.
Selain GPM, Diskepang memiliki instrumen cadangan pangan pemerintah daerah sebanyak 83 ton yang dapat dipakai untuk operasi pasar. Diskepang juga menyusun neraca bahan makanan untuk memantau kebutuhan dan produksi tiap komoditas, lalu menyampaikan kekurangannya kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
Warga diharapkan memantau informasi lanjutan dari Diskepang dan pemerintah kecamatan mengenai jenis barang dan jam pelaksanaan kegiatan. (Adv-kominfo/Q)







