AdvertorialDPRD

Terkait Gender, Fitriani All Out Dukung Perlindungan Perempuan

KUTAI TIMUR – Perlindungan perempuan bukanlah suatu perihal yang biasa-biasa saja, lantas tidak diperdulikan atau bahkan dipinggirkan tanpa disentuh perhatian besar oleh semua pihak. Atas dasar itulah DPRD Kutai Timur, membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Perempuan beberapa waktu lalu.

Anggota DPRD Kutim Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Fitriani menyebutkan, Raperda itu berupaya untuk melindungi perempuan agar tidak menjadi korban kekerasan. Yang kedepannya juga memberikan suatu bentuk keterlibatan dan pemberdayaan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Insya Allah, intinya untuk melindungi perempuan. Agar perempuan dapat diayomi berbagai kegiatan atau aktivitas sosialnya. Terlebih saat ini sudah ada persamaan gender antara laki-laki dan perempuan, tentu ini akan membuat kebaikan bagi kaum perempuan di Kutim,” jelas Fitriani.

Perlu pembaca ketahui, dari data yang dikeluarkan oleh Polres Kutai Timur. Kasus pencabulan pada tahun 2021 lalu, menduduki peringkat kedua dibawah kasus pencurian. Terdapat 27 kasus sepanjang tahun itu, ada penurunan dibandingkan tahun 2020 yang berjumlah 36 kasus.

Walau begitu kita tidak boleh bangga, karena bagaimanapun kasus seperti itu jelas mencederai harkat dan martabat perempuan. Itulah mengapa pentingnya dilakukan upaya agar Raperda Perlindungan Perempuan, agar cepat digodok dan menjadi Perda yang diterapkan secara masif dilapangan.

“Alhamdulillah untuk di DPRD Kutim, kuota perempuan sudah ada pada angka 20 persen dan terpenuhi. Ada sekitar 5 orang yang duduk di dewan. Mudah-mudahan dapat mengangkat harkat dan derajat perempuan,” terang politisi asal Sangatta Selatan itu.(Adv/DPRD/Ron)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button